Sukses Manfaatkan Kain Stocking Jadi Bisnis Kerajinan Bunga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lina Mustika Dewi yang tengah membuat kerajinan bunga dari kain stocking. SP/ TLG
Lina Mustika Dewi yang tengah membuat kerajinan bunga dari kain stocking. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Bermodal stocking, Lina Mustika Dewi terus berinovasi untuk mengembangkan bisnis bunga stocking miliknya. Selain cocok untuk hiasan ruangan, juga dapat untuk dekorasi hantaran pernikahan. Lina pun sudah hampir dua tahun terakhir menggeluti bisnis kerajinan bunga stocking.

Lina mengaku ide-idenya membuat kerajinan sedikit banyak berkaca dari hobinya menanam bunga. Berbagai bunga hias yang sedang tren menjadi inspirasinya. Seperti bunga anggrek, mawar, hingga lily.

Tak hanya untuk hiasa meja atau ruangan, bunga-bunga stocking buatannya juga cocok dimanfaatkan untuk hiasan hantaran pernikahan maupun dekorasi lain.

“Untuk bentuk-bentuk bunganya sedikit banyak memang saya melihat dari bunga asli yang sering saya tanam. Karena memang hobi juga, jadi suka,” terangnya, Jumat (21/5/2021).

Ketekunannya dalam membuat kerajinan kain stocking berawal dari salah satu posting-an mengenai kerajinan kain stocking. Dari situ, dia pun mencoba mencari informasi lebih detail mengenai kerajinan tersebut. “Iseng aja saat itu kok menarik, saya coba cari tahu apa sih kerajinan stocking itu,” jelasnya.

Bermodal nekat Rp 100 ribu dengan bahan seadanya dan belajar secara otodidak dia pun mulai membuat bunga stocking sesuai kreasinya dan memposting kreasinya pada media sosial.

Tak disangka, dari kreasinya ini banyak teman-temannya yang berminat untuk membeli bunga stocking hasil kreasinya. Melihat potensi yang cukup besar, Lina pun semakin mengasah kemampuannya dalam bidang crafter dengan belajar lewat youtube. Menurutnya, sebuah kerajinan tangan tidak hanya dapat dipelajari melalui tutorial video saja, tapi harus terus menambah referensi untuk menumbuhkan kreativitas diri.

Disinggung mengenai kesulitan dalam pembuatan, Lina mengaku diperlukan kesabaran dan ketelatenan. Sebab, untuk membuat satu tangkai bunga utuh harus merangkai kelopak demi kelopak. Ini diawali dengan memotong kawat yang digunakan sebagai pola.

Selanjutnya, kawat dibentuk sesuai dengan pola kelopak bunga atau daun yang diinginkan. Jika sudah, kain stocking dimasukkan pada kawat yang telah dibentuk. “Barulah dirapikan dan kawat dibentuk sesuai dengan keinginan dan dirangkai hingga membentuk sebuah satu kuntum bunga,” bebernya.

Selain memerlukan ketelatenan dalam membuat setiap rangkaian kelopak untuk menjadi kuntum bunga, tantangan lain yang dialami Lina adalah dalam memperoleh bahan baku.

Menurutnya, untuk mendapatkan kawat yang sesuai dan tepat untuk kerajinan cukup sulit di Tulungagung. Sementara warna kain stocking yang tersedia juga terbatas. “Akhirnya saya memutuskan untuk membelinya secara online dari luar kota,” imbuhnya.

Mengenai pemasaran, Lina memanfaatkan media sosial untuk promosi. Selain itu, dia juga memanfaatkan marketplace untuk mempromosikan produk-produknya. Tak heran, penjualannya melanglang buana hingga Madiun, Kediri, Nganjuk, hingga Makassar. Ke depan dia ingin memperlebar usahanya dan menggelar pelatihan untuk membagikan ilmu. Dsy6

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…