Guru dan Fasilitator Daerah yang Berfokus dalam Pendidikan Inklusif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ida ketika berkunjung ke salah satu siswanya yang juga merupakan ABK. SP/ LBK
Ida ketika berkunjung ke salah satu siswanya yang juga merupakan ABK. SP/ LBK

i

SURABAYAPAGI.com, Lombok - Sri Ida Rohyani merupakan seorang guru kelas 1 di SDN 3 Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, NTB dan sekaligus salah satu Fasilitator Daerah (Fasda) program INOVASI yang berfokus pada mutu pembelajaran dalam pendidikan yang inklusif (program SETARA) yang dilaksanakan di kabupaten tersebut.

Baginya pengalaman tersebut sangatlah berharga, sebab sebelumya, pernah ada siswa yang berkebutuhan khusus di kelas yang ia ajar. Namun, karena Ida belum memiliki bekal yang cukup dalam mengajar anak berkekbutuhan khusus, di kelas Ida melakukan kegiatan pembelajaran yang tidak berbeda dengan siswa lainnya.

“Siswa saya itu tipe yang mudah marah dan meraung-raung kalau di kelas, apalagi jika misalnya ada barangnya yang diambil sama temannya. Emosinya sangat tidak stabil dan mudah terpicu. Waktu di awal, neneknya harus menemani dia hingga akhir jam pelajaran. Kondisinya itu sampai membuat teman-temannya merasa terganggu,” cerita Ida, Jumat (21/5/2021).

Menghadapi situasi itu, Ida lantas mengambil beberapa cara. Dia memberi pemahaman pada murid-muridnya yang lain di kelas itu tentang kondisi temannya yang berkebutuhan khusus (ABK). Ini agar para siswa bisa menerima dengan tangan terbuka kondisi salah satu teman mereka tersebut dan juga agar mereka bisa tahu apa yang mesti dilakukan ketika berinteraksi dengannya.

Pendekatan khusus juga dilakukan oleh Ibu Ida kepada nenek dari siswa ABK ini. Kepada sang nenek, Ibu Ida memberi beberapa masukan dan pendampingan tentang bagaimana memperlakukan cucunya selama di rumah, yang diharapkan perlahan-lahan mampu membuat kondisi sang cucu menjadi lebih baik.

Perhatian khusus yang diberikan pada siswa ABK itu berbuah manis. Selang beberapa waktu kemudian, Ida mulai merasakan perubahan di kelasnya.

“Beberapa bulan setelah pendekatan tersebut saya lakukan, saya melihat situasinya sudah jauh lebih baik. Teman-temannya sudah mulai bisa menerima temannya yang ABK ini dan tahu cara yang tepat ketika berinteraksi dengannya,” tutur Ida.

Bagi Ida, memang ada banyak tantangan yang dia temui selama proses belajar dari rumah ini. Satu yang pasti adalah proses belajar anak-anak menjadi tidak maksimal baik  itu dari segi kuantitas maupun kualitas. Ketika belajar di rumah, perhatian anak-anak mudah teralihkan oleh begitu banyak hal. Ini juga terjadi ketika dia datang ke rumah siswa ABK.

“Sulit dia fokus karena dikerumunin sama adik-adiknya, neneknya, dan juga bibi-bibinya. Jadi, ketika kita menjelaskan sesuatu pada si anak, ada aja yang nyeletuk dari belakang,” cerita Ibu Ida.

Ida pun berharap kedepannya nanti akan ada semacam pembekalan dan petunjuk khusus bagi guru-guru, terkait belajar. Dsy8

Berita Terbaru

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …