BBWS Bengawan Solo Lakukan Riset di PPN Brondong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim BBWS Bengawan Solo dan Tim Teknik Pantai saat melakukan pertemuan di PPN Brondong Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Tim BBWS Bengawan Solo dan Tim Teknik Pantai saat melakukan pertemuan di PPN Brondong Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Setelah melakukan pertemuan dengan bupati Lamongan, Balai Besar Wilayah Sungai  Bengawan Solo (BBWS-BS) melakukan riset di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, terkait dengan rencana pengerukan dan penambahan breakwater/pemecah gelombang.

Tim BBWS Bengawan Solo seperti disampaikan oleh Pradita Aditya, Perwakilan dari warga nelayan yang juga salah satu pemilik kapal di PPN Brondong,  Minggu (23/5/2021) menyebutkan, tim Balai Teknik Pantai dan BBWS Bengawan Solo pada beberapa lalu sudah melakukan riset di PPN Brondong.

Aditya juga menambahkan, bahwa ada beberapa langkah teknis yang sudah dilakukan oleh Balai Teknik Pantai dan BBWS Bengawan Solo di lokasi pantai PPN Brondong Lamongan untuk kemudian dilakukan penanganan lebih lanjut.

"Kemarin dari Balai Teknik Pantai sudah ceburkan alat ke pantai, saya kurang paham nama alatnya. Kemudian dari BBWS Bengawan solo juga sudah mengambil sample sendimentasi dan lumpur untuk diteliti lebih lanjut," terang Aditya.

Berdasarkan informasi dari BBWS Bengawan Solo sebagaimana perintah Menteri PUPR sebelumnya. Pihak BBWS berupaya mensinkronkan apa yang dikerjakan, sesuai dengan tusinya. Termasuk desain dan penghitungan RAB-nya, yang selanjutnya akan dilaporkan ke Jakarta. Selanjutnya pada Agustus mendatang, penanganan masalah di PPN Brondong sudah harus ditenderkan.

"Untuk perkembangan selanjutnya nanti dikabari lagi. Kementerian PUPR lagi fokus speed karena extraordinary case di Lamongan. Agustus harus mulai mengerjakan," jelasnya. 

Sementara itu lanjut Aditya, riset ini sebagai tindak lanjut kunjungan presiden Joko Widodo beberapa Minggu yang lalu. Tim juga sudah bertemu dengan Bupati Lamongan dan membicarakan tentang 4 aspirasi nelayan yang telah disetujui oleh Presiden RI dalam kunkernya di PPN Brondong Lamongan.

Ke 4 (empat) aspirasi nelayan yang telah disetujui oleh Presiden Jokowi pada kunker waktu itu kata Aditya, di antaranya normalisasi Kali Asinan, Perpanjangan jeti untuk sedimentasi dan Breakwater.

Pradita Aditya, Perwakilan dari warga nelayan yang juga salah satu pemilik kapal di PPN Brondong menyampaikan, bahwa hari ini tindak lanjut yang dilakukan masih pada tahapan penelitian di lokasi Pelabuhan Brondong Lamongan.

"Kebetulan saya dilibatkan dalam pembahasan tersebut, karena waktu itu saya perwakilan nelayan yang mengusulkan ke Pak Presiden. Ada beberapa rapat pembahasan yang dilakukan, kemarin di Hotel Tanjung Kodok Beach Resort Paciran," pungkasnya.jir

Berita Terbaru

November Akan Ada Motorcycle Show (IMOS) 2026

November Akan Ada Motorcycle Show (IMOS) 2026

Rabu, 09 Sep 2026 08:02 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 akan kembali digelar di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang. Rencananya IMOS 2026 bakal…

Setahun, Purbaya Klaim Uji Berbagai Teori Ekonomi

Setahun, Purbaya Klaim Uji Berbagai Teori Ekonomi

Rabu, 09 Sep 2026 08:01 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Purbaya Yudhi Sadewa genap setahun menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto. Ia pun membeberkan…

Elon Musk, Beradu Narasi dengan Chess.com

Elon Musk, Beradu Narasi dengan Chess.com

Rabu, 09 Sep 2026 07:58 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 07:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Elon Musk kembali beradu argumen dengan Chess.com, situs yang pernah membuat tulisan ‘Mengapa Elon Musk tidak, dan tidak bisa, bermain c…

Mentan Tanggapi Zulhas, Soal Ongkos Produksi Beras di Indonesia

Mentan Tanggapi Zulhas, Soal Ongkos Produksi Beras di Indonesia

Rabu, 09 Sep 2026 07:56 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 07:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengakui efisiensi biaya dan ongkos produksi beras Indonesia masih kalah dibandingkan negara…

Studi Baterai Mobil Listrik Bisa Bertahan Sangat lama

Studi Baterai Mobil Listrik Bisa Bertahan Sangat lama

Rabu, 09 Sep 2026 07:54 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kekhawatiran soal baterai menjadi salah satu alasan konsumen ragu membeli mobil listrik. Namun, studi terbaru menunjukkan, baterai mobil…

Jaksa Dituding Gunakan Akte Hantu, Ajukan Pemred Radit Lakukan Penipuan

Jaksa Dituding Gunakan Akte Hantu, Ajukan Pemred Radit Lakukan Penipuan

Rabu, 09 Sep 2026 07:51 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sidang peradilan pimpinan redaksi surabaya pagi di mulai, hari senin (08/09/2026) di gedung cakra dengan di pimpin oleh hakim ketu …