Ledakan Pabrik Blesscon Tewaskan 5 Pekerja, Santunan Cair tetapi Belum Ada Tersangka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pabrik bata ringan Blesscon di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan
Pabrik bata ringan Blesscon di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – PT Superior Prima Sukses Tbk (SPS) atau Blesscon memastikan seluruh keluarga pekerja yang meninggal dunia maupun korban luka akibat ledakan dan kebakaran di pabrik bata ringan Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, telah menerima santunan dari perusahaan.

Humas PT SPS, Melin Cahya, mengatakan santunan telah diberikan kepada masing-masing keluarga korban, baik pekerja yang meninggal dunia maupun korban luka yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Alhamdulillah, santunan semuanya sudah diberikan kepada masing-masing keluarga korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka,” ujar Melin saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026).

Namun, ketika ditanya mengenai nominal santunan, baik untuk keluarga korban meninggal maupun korban luka, Melin menyebut besaran tersebut merupakan ranah privasi antara perusahaan dan keluarga korban.

Menurutnya, santunan bukan satu-satunya bentuk tanggung jawab perusahaan. Manajemen PT SPS juga berkomitmen memberikan dukungan kepada keluarga korban, termasuk terkait keberlanjutan pendidikan anak-anak yang ditinggalkan.

“Pokoknya kami dengan pihak keluarga sudah merundingkan dua belah pihak sampai ada titik temu dan terbaik untuk keluarga, sesuai dengan yang keluarga butuhkan,” katanya.

Melin menegaskan, perusahaan berupaya berkomunikasi langsung dengan masing-masing keluarga korban agar bentuk dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Selain persoalan santunan, pihak perusahaan juga memberikan penjelasan mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pabrik Blesscon.

Melin mengatakan, perusahaan telah memiliki perangkat K3, termasuk tim K3 dan Health, Safety and Environment (HSE).

“Sejauh ini lengkap dan berjalan. Sudah ada Tim K3 dan HSE-nya juga dari kami. Sejauh ini pokoknya prioritas kami masih di pasien yang dirawat dan keluarga korban,” tuturnya.

Sementara itu, insiden ledakan dan kebakaran di pabrik PT SPS atau Blesscon di Desa Warukulon masih menjadi perhatian publik.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIB tersebut mengakibatkan sejumlah pekerja mengalami luka bakar serius.

Lima pekerja dilaporkan meninggal dunia, sementara korban lainnya harus mendapatkan perawatan medis.

Hingga Selasa (29/9/2026), atau sekitar 11 hari setelah kejadian, polisi belum menetapkan tersangka dalam perkara kecelakaan kerja tersebut.

Publik masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti ledakan dan kebakaran yang menewaskan para pekerja tersebut.

Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap apakah insiden tersebut berkaitan dengan persoalan teknis, kegagalan peralatan, pelanggaran prosedur keselamatan kerja, kelalaian, atau faktor lainnya.

Pemberian santunan oleh perusahaan menjadi salah satu bentuk penanganan pascakejadian.

Namun, di sisi lain, proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden serta ada atau tidaknya pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum masih dinantikan. jir

Berita Terbaru

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) keluar sebagai juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah menundukkan Universitas N…

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada masyarakat. S…

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Keluarga M. Sofian Arif Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Desa Nglandung, K…

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Lu’luatun Nikmah, warga Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda mo…

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – ASUS resmi menghadirkan laptop kreator ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia dengan mengandalkan kemampuan p…

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) menegaskan aturan ketat…