Kreatif, Ubah Limbah Kayu Jadi Ukiran Karya Seni

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Umar Hasam dengan ukiran karya seni ciptaanya. SP/ BLT
Umar Hasam dengan ukiran karya seni ciptaanya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Umar Hasam, salah satu pemuda Blitar yang gemar menggambar ini menyulap limbah kayu menjadi kerajinan ukiran karya seni berbentuk tokoh pewayangan hingga relief. Hasam mulai membuat karya seni dari limbah kayu menjadi karya seni ukiran sejak awal 2015.

Sejak anak-anak, Hasam memang menggemari hobi menggambar. Tekad bulatnya untuk mewujudkan karya gambar menjadi karya seni akhirnya membuahkan hasil. Dari limbah kayu yang dimanfaatkannya sebagai media mampu menjadi karya seni dengan teknik ukir yang unik.

Dimulai dari bahan baku utama dalam membuat karya ukiran, yakni berburu limbah kayu di Perhutani Kesamben. Setelah menemukan kayu incaran yang sesuai dengan kebutuhan, barulah dia membuat karya.

Hasam, panggilannya, tak memiliki pengetahuan dasar tentang teknik membuat ukiran kayu. Dan tak pernah belajar secara mendalam atau khusus. Namun, dirinya mencoba untuk mengeksplor atau menjajal teknik mengukir dengan caranya sendiri lewat tutorial di youtube.

Tatah (alat pahat) dan Ganden (palu) adalah senjatanya setiap hari. Keduanya menjadi perlengkapan wajib yang digunakan untuk membuat karya ukiran buatannya. Karena tak sembarangan membuat karya, kurun waktu seminggu pun hanya membuat satu karya.

"Tergantung ukuran sama motif atau bentuk gambarnya. Kalau susah ya agak lama, sekitar seminggu. Karena memang tujuannya untuk karya seni," ujarnya.

Berkat keuletan dan kreativitasnya akhirnya membuahkan hasil. Beragam karya ukiran berbentuk tokoh pewayangan berhasil dibuatnya. Tak hanya itu, ukiran berbentuk relief hingga corak lainnya juga mampu dibuat sebagai karya ukiran. Ukurannya bervariasi, mulai dari ukuran 50 cm persegi hingga 100 cm persegi.

Kini, hasil karya ukirannya tak hanya diminati daerah lokal atau lingkup Blitar saja. Namun, kolektor luar kota pun mulai melirik hasil karyanya. Bahkan, sempat beberapa kali ada temannya yang membawa hasil karya ukiran wayang tersebut ke luar negeri. Yakni ke Taiwan dan Hongkong.

"Jarang kalau kirim banyak karena karya seni juga susah kalau produksi banyak. Dan karena memang tujuannya ukiran kan untuk seni, jadi yang dilihat detailnya dan sebagainya," tandasnya. Dsy10

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…