Tertipu Puluhan Juta, Kini Eksis Bisnis Sepatu Lokal Saingan Impor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Akhmad Basyir bersama ribuan pasang sepatu lokal miliknya. SP/ MJK
Akhmad Basyir bersama ribuan pasang sepatu lokal miliknya. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Akhmad Basyir yang dulunya sering tertipu hingga rugi puluhan juta mulai menikmati hasil atas jerih payah bisnis online sepatu yang dirintis sejak awal 2019 silam. Berbekal 26 akun marketplace, brand sepatu lokal yang dipasarkan pun kini siap menyaingi produk impor.

Berbekal keberanian berspekulasi tanpa untung, Basyir langsung menggeber hasil produksi perajin sepatu di sekitar rumahnya dengan harga semurah-murahnya dan untung seminim-minimnya,

Basyir mencoba “merusak” pasar penjualan sepatu lokal yang selama ini didominasi sales dan grosir besar. “Awal-awal saya sempat coba pasarkan lewat sales dan toko grosir, tapi malah ketipu Rp 15 juta. Dari situ, saya punya prinsip siapa yang dirugikan, maka akan mendapat untung lebih besar,” tegasnya, Jumat (4/6/2021).

Dengan menekan harga jual sepatu serendah-rendahnya, Basyir mencoba merebut perhatian konsumen. Nominal Rp 60 ribu per pasang tak segan ia lepas agar konsumen terus tertarik dengan sepatu yang ditawarkan.

Basyir hanya mendapat untung Rp 20 ribu per pasang. Sangat minim, namun dapat mencuri pelanggan. Baginya, harga bukan menjadi satu-satunya strategi. Ia juga tak segan mengiklan setiap hari demi mendapat banyak tanggapan dari konsumen.

Termasuk me-manageq-word dalam tayangan iklan demi mendapat clickbait tertinggi. Sehingga trafficorder naik dan rating akun tokonya turut terangkat hingga mendapat banyak bintang. Dari sinilah ia memerankan empat operator yang ia gaji hingga Rp 2,7 juta per bulan, sebagai pelayan terbaik demi mendapat trust dari konsumen.

Strategi itu bukannya tanpa hambatan. Space penjualan sepatunya masih dirasa terbatasi oleh marketplace. Sehingga untuk mengembangkan orderan, Basyir kini menebar jaring sebanyak mungkin dengan membuka toko online hingga 26 akun. Termasuk merawat dropshiper luar pulau sebagai penyangga toko online-nya.

Bahkan, saat ini 26 akun tersebut mampu menerima order hingga 1.400 resi setiap hari. Atau jika dinominalkan, ia bisa mendapat omzet hingga Rp 2 miliar per bulan.

Tidak hanya sepatu, Basyir juga mencoba memasarkan lebih luas produk lokal. Berupa helm, mulai dari jenis retro, bogo, hingga helm anak-anak.

Termasuk dalam waktu dekat produk kosmetik yang kini menjadi kebutuhan utama kaum hawa. “Kalau helm saat ini sehari bisa 300 sampai 400 resi. Saya sudah menganalisa produk kosmetik yang sekarang seperti kebutuhan primer bagi wanita,” jelasnya. Dsy2

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…