Mobil Ambulan Pengangkut Vaksin, Terguling di Jalan Tanjakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mobil ambulan Dinkes Kab Blitar nopol AG 8031 DP yang terbalik dievakuasi petugas. SP/Hadi Lestariono
Mobil ambulan Dinkes Kab Blitar nopol AG 8031 DP yang terbalik dievakuasi petugas. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Mobil Ambulan Dinkes Kabupaten Blitar yang mengangkut obat vaksin yang rencananya untuk digunakan vaksinasi massal terguling di tepi jalan Desa Tumpak Oyot Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar pukul 08.10 WIB.

Akibat tergulingnya ambulan tersebut,  obat vaksin yang disimpan di box pendingin berhamburan keluar dari ambulan.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi pada wartawan seijin Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela,  menurut AKP Imam Subechi, ketika ambulan yang mengangkut beberapa cool box (box pendingin) yang berisi obat vaksin tergelincir di sisi selatan jalan di Desa Tumpak Oyot.

"Saat jalanan menanjak tajam, mobil ambulan yang dikemudikan saudara Kukuh tidak bisa dikendalikan ketika ambulan akan melewati belokan, karena rem mobil tidak berfungsi, memang tidak ada pengawalan," terang Imam Subechi, Kamis (10/6).

Mobil ambulan yang ditumpangi dua petugas Puskesmas Kec Bakung yang dikemudikan Kukuh (31) meninggalkan puskesmas pukul 07.30 WIB menuju sasaran untuk membagikan vaksin. Saat sampai di jalan tanjakan dan tikungan di Desa Tumpak Oyot, rem mobil ambulan tidak berfungsi, karena takut   mobil kembali turun, oleh pengemudi di arahkan sisi jalan, karena laju mobil kencang akhirnya mobil ambulance terguling  bersama tiga petugas.

Sementara Kabid Pelayanan Kesehatan Kantor Dinkes Kabupaten Blitar dr.Cristien Indrawati, mengatakan, seluruh vaksin yang disimpan di cool box aman dan tidak ada satupun yang terjatuh dari box.

"Seluruh cool box yang berisi vaksin aman, karena cool box sangat kuat dengan benturan, untuk 2 petugas dan pengemudi ambulan selamat, kini kita suruh kembali ke puskesmas untuk istirahat, selanjutnya kita menunggu mobil lain untuk meneruskan pemberian vaksin," kata dr Cristien di TKP pada wartawan. Les

 

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…