5 Calon TKW Kabur dan Lompat dari Tempat Penampungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tempat penampungan para calon TKW di Malang
Tempat penampungan para calon TKW di Malang

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) nekat kabur dari lantai 4 mess penampungan di Balai Latihan Kerja (BLK) Central Karya Semesta (CKS), Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Mereka kabur menggunakan kain selimut yang dililitkan ke tembok balai pelatihan kerja, Centra Karya Semesta di Jalan Rajasa, Rabu (9/6) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Salah seorang warga mengaku tali kain itu membantu mereka menuruni dinding menuju jalan kecil sebagai akses warga ke Jalan Rajasa atau jalan raya depan PJTKI.

"Kejadiannya jam 7 malam. Semuanya perempuan. Katanya (Kabur) pakai tali kain, terus meloncat ke bawah," kata Siti Romlah (33), seorang warga yang tinggal di belakang PJTKI saat ditemui wartawan di lokasi, Kamis (10/6/2021).

Dari lima TKW yang kabur, tiga di antaranya patah tulang kaki dan terluka bagian kepala, lantaran ketinggian gedung mencapai 12 meter. Mereka pun harus dilarikan ke RSUD Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara dua orang lainnya mengalami luka ringan.

Sementara itu, Halimah (25) yang juga warga sekitar menuturkan alasan para TKW itu nekat kabur karena mengaku sudah tidak kuat menahan penderitaan akibat sering disiksa dan dieksploitasi. Hal itu diketahuinya setelah kejadian dan berhasil mendokumentasikan melalui video.

"Katanya gak kuat, sering disiksa, suruh kerja dan istirahat cuma sebentar, sekitar satu jam. Dan bila sampai ada yang ngomong mereka diancam sanksi. HP pun seringkali disita oleh petugas," jelas Halimah menirukan video pengakuan salah satu korban, Kamis (10/6/2021).

Halimah juga menyebut, para TKW itu juga menduga PT tersebut tidak memiliki izin resmi, lantaran sering didatangi kepolisian.

"Jadi saat didatangi polisi, kami tidak boleh berisik. Suruh diam tak boleh turun dari lantai atas," tutur Halimah menirukan ucapan korban.

Halimah juga menyatakan bahwa peristiwa tersebut sudah sering terjadi. Dia memperkirakan sudah tiga kali. Ada yang keluar dari gorong-gorong, menjebol teralis besi hingga memanjat pagar.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengaku sudah mendapat informasi kejadian tersebut.

"Kita sudah melakukan olah TKP, hasilnya nanti kita kabari. Beberapa saksi sudah kita panggil. Untuk korban dirawat di RSUD. Kalau sudah sembuh kita bakal mintai keterangan," tambahnya.

Berita Terbaru

Peringati Hari Listrik Nasional, PLN UIT JBM Gelar Aksi Sosial dan Perkuat Kepedulian Masyarakat

Peringati Hari Listrik Nasional, PLN UIT JBM Gelar Aksi Sosial dan Perkuat Kepedulian Masyarakat

Kamis, 29 Okt 2026 21:40 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 yang jatuh pada 27 Oktober 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian T…

SIG Kaji Buyback Saham, Tegaskan Fundamental Perusahaan Tetap Kuat

SIG Kaji Buyback Saham, Tegaskan Fundamental Perusahaan Tetap Kuat

Kamis, 29 Okt 2026 20:15 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membuka opsi melakukan pembelian kembali atau buyback saham di tengah dinamika pasar modal d…

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tingginya akses layanan keuangan belum sepenuhnya diikuti pemahaman yang memadai, terutama di kalangan pelajar. Kondisi ini menjadi t…

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat penyelesaian pembangunan rumah pompa dan infrastruktur pendukung pengendalian banjir…

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan peredaran rokok ilegal melalui peningkatan kemampuan petugas d…

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meningkatkan kapasitas pompa Sekardangan dari 50 menjadi 250 liter…