DPRD Gresik Dorong Penguatan BLK Terintegrasi dengan Migran Center

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi IV DPRD Gresik Imam Syaifuddin. SP/M Aidid
Anggota Komisi IV DPRD Gresik Imam Syaifuddin. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik melalui Komisi IV mendorong penguatan peran Balai Latihan Kerja (BLK) agar lebih responsif terhadap kebutuhan dunia kerja, khususnya bagi calon pekerja migran. Dorongan ini muncul dalam pembahasan rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2025 yang melibatkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik.

Anggota Komisi IV DPRD Gresik, Imam Syaifuddin, menegaskan bahwa penguatan BLK tidak dimaksudkan sebagai perubahan fungsi, tetapi sebagai langkah strategis memperluas cakupan layanan pelatihan kerja. Menurutnya, keberadaan Migran Center yang saat ini telah ditetapkan di Gresik menjadi alasan kuat perlunya integrasi kelembagaan dan infrastruktur.

“BLK tidak dialihkan fungsinya, melainkan diperkuat. Kita ingin ada pelatihan yang lebih siap pakai, terutama untuk calon tenaga kerja migran yang akan berangkat ke luar negeri,” ujar Imam, Sabtu (27/7).

Ia menjelaskan, setidaknya ada tiga alasan utama perlunya penguatan BLK melalui integrasi dengan Migran Center. Pertama, status Gresik sebagai pusat Migran Center menuntut kesiapan fasilitas dan kelembagaan. Kedua, pembangunan infrastruktur baru akan memakan waktu dan biaya besar. Ketiga, selama ini BLK dinilai belum beroperasi secara maksimal dan perlu dimanfaatkan lebih optimal.

Untuk mendukung hal ini, dalam pembahasan perubahan PPAS 2025 telah disetujui tambahan anggaran sebesar Rp600 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawasan Ketenagakerjaan, pembangunan ruang Migran Center, serta pemenuhan fasilitas penunjang lainnya.

“Gresik adalah kota industri, maka pengawasan ketenagakerjaan harus diperkuat. URC menjadi penting sebagai ujung tombak pengawasan terhadap praktik-praktik ketenagakerjaan di lapangan,” tambah Imam.

Imam berharap, dengan terintegrasinya BLK dan Migran Center, perlindungan serta advokasi terhadap tenaga kerja lokal maupun migran bisa semakin efektif. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat dan adanya database tenaga kerja yang akurat sebagai fondasi kebijakan ketenagakerjaan ke depan.

“Kita butuh sinergi semua pihak, terutama dengan pusat. Dengan database yang terintegrasi dan akurat, perlindungan terhadap tenaga kerja bisa berjalan lebih baik,” tutupnya. 

Berita Terbaru

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…

Dunia Keuangan Indonesia Berguncang

Dunia Keuangan Indonesia Berguncang

Minggu, 01 Feb 2026 20:01 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pengunduran massal, mulai dari Direktur BEI hingga Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar beserta wakilnya, secara mendadak,…

Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Aktivasi Ruang Publik

Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Aktivasi Ruang Publik

Minggu, 01 Feb 2026 18:40 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menghidupkan ruang publik sebagai panggung ekspresi seni dan budaya. Melalui Surat…