Embun Belerang Gunung Bromo Rusak Lahan Pertanian Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu kebun stroberi milik warga yang rusak akibat kabut belerang dari aktivitas Gunung Bromo.
Salah satu kebun stroberi milik warga yang rusak akibat kabut belerang dari aktivitas Gunung Bromo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Hembusan kabut belerang dari aktivitas Gunung Bromo membuat rusak sejumlah kebun stroberi dan lahan pertanian milik warga di lereng Gunung Bromo. Keadaan semakin parah karena berbarengan dengan datangnya musim kemarau.

Salah satu kebun stroberi yang rusak, ada di Desa Jetak, Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Di lahan sekitar satu hektar itu, ratusan batang stroberi rusak. Setelah berkali-kali dihajar embun belerang.

“Kalau datang itu (embun belerang), pada malam hari, ciri-cirinya di kamar itu seperti ada bau kentut. Dipastikan besoknya tanaman banyak yang mati,” kata pemilik kebun, Kermat, Jumat (11/6).

Usai terkena kabut belerang, biasanya disusul dengan embun upas. Embun upas merupakan sebutan warga Tengger untuk embun yang mengkristal di dedauanan. Setelah terkena kabut belerang dan embun upas, tanaman dipastikan perlahan mati.

“Ciri yang nampak adalah, bagian belakang daun stroberi yang menghitam tidak wajar. Serta bagian tepi daun yang mulai mengering,” jelas Kermat.

Tak hanya pada tanaman stroberi. Tanaman pertanian lainnya juga terdampak. Seperti kentang dan kubis milik warga. “Yang lumayan bisa bertahan hanya bawang pre (bawang daun). Karena bentuk daunnya runcing ke bawah,” imbuhnya.

Dua bulan terakhir, kemunculan kabut belerang pekat terjadi setidaknya lima kali. Upaya petani pasca adanya kabut ini, menyemprot tanaman dengan air. Tapi karena mulai masuk dalam musim kemarau, stok air bersih pun menipis. Sebagian warga pun memilih membiarkan tanaman mati.

Akibat serangan kabut belerang ini, Kermat mengalami kerugian sampai puluhan juta rupiah. Hampir mencapai sekitar Rp 25 juta lebih. Biaya sebesar itu untuk perawatan tanaman strawberry. Mulai dari pemupukan, semprot air dan lain sebagainya.

Kepala pos Pantau Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Cemoro Lawang, Wahyu Andrian Kusuma menyebut, kabut belerang merupakan hasil aktifitas magma di dalam perut Gunung Bromo.

“Bahkan pekatnya itu sampai merusak sejumlah pohon dan pertanian di sekitar sini,” kata Wahyu.

Bagi masyarakat dan wisatawan yang datang, Wahyu menghimbau agar menggunakan masker. Ketika tercium bau belerang. Guna mengantisipasi dampak yang timbul akibat menghirup gas belerang itu.

Namun demikian, warga dan masyarakat tidak perlu khawatir. Sampai sejauh ini, status Gunung Bromo masih di level II waspada. Dengan jarak aman satu kilometer dari pusat kawah.

 

 

 

Berita Terbaru

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Sempat menjadi buah bibir sebagai destinasi favorit baru dalam beberapa bulan terakhir, justru saat ini pendakian Gunung Carenge…

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program Sangu Sampah yang merupakan program baru di Kabupaten Trenggalek, kini pelajar diwilayah tersebut memiliki cara…

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama 8-23 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan 363.800 liter air bersih kepada warga…

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi target capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) nasional 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih akan…

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Guna mendukung proses pendaftaran produk kopi khas Kecamatan Krucil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mendorong…

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pemkot Batu Tata Kawasan Jalan Bukit Berbunga Sidomulyo

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pemkot Batu Tata Kawasan Jalan Bukit Berbunga Sidomulyo

Selasa, 25 Agu 2026 14:51 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah strategis untuk memperkuat potensi ekonomi kerakyatan di tingkat desa, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus…