SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka menjaga kelestarian alam di kawasan wisata Bromo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengajak wisatawan yang berkunjung kawasan tersebut senantiasa menerapkan gerakan "bawa turun sampahmu" sekaligus sebagai wujud langkah tindak lanjut kegiatan bersih-bersih kawasan Gunung Bromo.
Ketua Tim Data, Evaluasi, dan Pelaporan Kehumasan Balai Besar TNBTS Hendra Wisantara mengungkap, jika saat kegiatan tersebut petugas berhasil mengumpulkan total 963 kilogram sampah yang didominasi oleh bungkus makanan dan botol minuman berbahan plastik.
"Demi kelestarian dan kenyamanan bersama pengunjung taman nasional agar menerapkan (gerakan) bawa turun sampahmu, membawa kembali sampah pribadi," jelasnya, Minggu (12/04/2026).
Diketahui, untuk jumlah sampah tersebut merupakan akumulasi dari pengangkutan yang dilakukan di sejumlah lokasi di kawasan Bromo, seperti di Lautan Pasir, Jemplang, dan Penanjakan. Dan setelah dikumpulkan, ratusan kilogram sampah tersebut langsung dibawa menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Poncokusumo di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sehingga, sebagai upaya mencegah munculnya tumpukan sampah wisatawan diharapkan memprioritaskan membawa botol minuman maupun tempat makan dari bahan yang bisa didaur ulang. "Alam di Bromo merupakan warisan yang harus kita jaga bersama-sama," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani mengatakan sebenarnya di masing-masing jip wisata di Gunung Bromo telah dilengkapi kantong sampah untuk menampung sampah yang dibawa oleh para wisatawan.
Oleh karenanya, pihaknya dengan tegas melarang pengunjung membuang sampah sembarangan di dalam setiap area Gunung Bromo. Karena ini kawasan konservasi, dan diharapkan kedepannya pengunjung bisa semakin peduli terhadap kebersihan di kawasan tersebut. ml-01/dsy
Editor : Redaksi