350 Orang Masih Dipasung di Jawa Timur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemprov Jatim menargetkan di tahun 2023 menjadi Bebas Pasung. SP/RJ
Pemprov Jatim menargetkan di tahun 2023 menjadi Bebas Pasung. SP/RJ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Tindakan pemasungan terhadap penderita gangguan jiwa masih sering ditemui di Jawa Timur. Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masih menjalani pemasungan yang dilakukan keluarga mencapai 350 orang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur Alwi berharap agar seluruh pemerintah kabupaten/kota di Jatim segera berkoordinasi dengan Dinsos Jatim dan RSJ Menur Surabaya agar masalah ODGJ segera bisa tertangani.  Pemprov Jatim menargetkan di tahun 2023 menjadi Bebas Pasung.

Kadinsos Jatim  Alwi, mengatakan jumlah korban pasung di wilayahnya mengalami perkembangan. Hal ini salah satunya terjadi akibat pasung ulang.

"Berkembang, pasung itu boleh jadi karena re-pasung. Jadi angka di kami itu hampir 350 orang di seluruh Jawa Timur," kata Alwi, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya ratusan ODGJ yang dipasung tersebut tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim. Di setiap kota rata-rata terdapat 10 orang yang masih dipasung.

Terkait kondisi itu, Dinsos Jatim terus berupaya melakukan upaya pembebasan bekerjasama dengan pemerintah daerah masing-masing. Sebab tanpa kerjasama yang baik target Jatim bebas pasung sulit tercapai."Kami inginkan 2023 itu bisa tuntas,di 2021 ini Trenggalek mengawali, terima masih Pak Bupati," ujarnya.

Tahun ini, jelas dia, Dinsos Jatim memulai lagi program pembebasan pasung, dengan diawali dari wilayah Trenggalek. Nantinya belasan korban pasung yang dibebaskan akan dibawa ke RS Jiwa Menur Surabaya, guna mendapat penanganan medis dan kejiwaan.

"Setelah ditangani oleh tim dokter dan dinyatakan sehat, akan dikembalikan ke daerah. Tetapi pengembalian ke daerah itu untuk sementara, mereka akan ditempatkan di UPT (Panti sosial) biar mereka bersosialisasi," jelas Alwi.

Di panti sosial tersebut, para korban pasung juga akan mendapatkan pembinaan dengan berbagai ketrampilan dan keahlian. Dengan harapan, saat dikembalikan ke kampung halaman, korban bisa memiliki kegiatan yang produktif.

Lanjut Alwi, problem yang sering mempengaruhi kegagalan pembebasan pasung adalah faktor lingkungan dan keluarga. Sebab jika lingkungan terdekat ODGJ tidak memberikan dukungan, maka akan berpotensi terjadi pemasungan ulang.

"Kalau saat kembali, tidak diterima dikhawatirkan akan terjadi re-pasung. Jadi pelan-pelan, begitu kembali, kembali normal," imbuhnya.de/na

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…