Ketua Komnas PA: Kasus ini Bergeser ke Eksploitasi Ekonomi, Seharusnya Kasus Kejahatan Seksualnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komnas PA Artist Merdeka Sirait kembali datangi Polda Jatim, Jumat (25/6/2021)
Ketua Komnas PA Artist Merdeka Sirait kembali datangi Polda Jatim, Jumat (25/6/2021)

i

Surabaya Pagi, surabaya - Perkembangan akan kasus dugaan korban kekerasan seksual pemilik sekolah SPI di Batu, ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mendatangi Polda Jatim. Mereka datang dalam rangka menyerahkan tambahan barang bukti baru. Para korban datang ke gedung Ditreskrimum Polda Jatim dengan didampingi Artis Merdeka Sirait. "Ada dua yang kita bawa. Dan itu sudah cukup mewakili 14 orang," ujar Arist kepada wartawan, Jumat (25/6/2021). Menurut Arist, kedatangannya dengan para korban ingin menyerahkan barang bukti tambahan kepada polisi. Sedangkan barang bukti itu berupa video dan testimoni dari korban dan alumni sekolah SPI. "Hari ini kami akan menyampaikan bukti berupa rekaman video dan testimoni dan dokumen lain. Supaya kasus kekerasan seksual ini menjadi yang utama yang harus diselidiki," jelas Arist. Penyerahan barang bukti baru, lanjut Arist karena ia mendengar bahwa kasus kekerasan seksual JE akan digeser menjadi sebatas eksploitasi ekonomi. Untuk itu, ia menyerahkan bukti baru agar. "Saya mendengar kasus ini jangan hanya diselidiki kasus eksploitasi ekonominya tapi yang utama adalah kasus kejahatan seksualnya. Maka kita perlu menambahkan bukti-bukti baru. Seperti yang saya sebut tadi berupa video dan testimoni dari korban dan dokumen-dokumen lain serta pengakuan-pengakuan dari alumni," terangnya. "Saya mendengar hampir digeser. Mungkin karena bukti-bukti kurang. Maka kita tambahkan. Dan selanjutnya akan ada bukti-bukti baru lagi terhadap pengelola yang melakukan tindakan kekerasan fisik," imbuh Arist. Menurut Arist, kedatangan korban ke Polda Jatim juga ingin menanyakan status JE. Sebab hingga saat ini belum juga ditetapkan sebagai tersangka. "Saya kira adik-adik korban ini kan ingin bertanya mengapa belum ditetapkan sebagai tersangka. Dan semoga proses penyidikannya bisa dengan cepat dan pelaku segera dicekal,"pungkas Arist.nt
Tag :

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…