PDIP Ingatkan Jokowi Ancaman "Banjir Bandang" Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Politikus DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Charles Honoris
Politikus DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Charles Honoris

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -Presiden Joko Widodo dingatkan oleh politisi PDIP akan ancaman 'banjir bandang' virus corona (Covid-19) jika lonjakan kasus tak ditangani dengan baik.

"Tolong pak Jokowi, kondisi sudah darurat. Jangan sampai ini semakin gawat dan akhirnya kita semua tersapu 'banjir bandang' yang sebenarnya sudah kita ketahui ancamannya, tapi telat kita tanggulangi," ujar Politikus DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Charles Honoris, melalui pesan tertulis, Minggu (27/6/2021).

Charles menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM mikro, tak lagi efektif meredam laju penularan virus. Hal itu membuat tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di lima provinsi di Pulau Jawa sudah di atas 80 persen.

 

Jokowi Diingatkan Lockdown Jawa

Charles mendesak Jokowi untuk segera menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara nasional atau lockdown di Pulau Jawa.

Dengan kebijakan itu, terang dia, nantinya ada penutupan secara total terhadap sekolah, pusat perbelanjaan dan perkantoran. Kecuali pada segelintir sektor usaha vital tertentu.

Kita tentu tidak ingin, jika tanpa pembatasan sosial besar-besaran, provinsi lain seperti di Indonesia Timur, yang BOR faskesnya saat ini masih hijau, menjadi kacau balau seperti faskes Pulau Jawa sekarang," imbuhnya.

"Pak Jokowi, faskes kita di hilir tidak akan kuat meredam 'banjir bandang' kalau angka penularan dari hulu sangat deras. Derasnya penularan Covid-19 di hulu harus kita redam sedini mungkin dengan pembatasan sosial besar-besaran," sambung dia.

Kritik terhadap kebijakan PPKM mikro sebelumnya sudah disampaikan sejumlah pihak, satu di antaranya oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Ketua Umum PPNI, Harif Fadhillah, meminta ketegasan pemerintah dalam menangani lonjakan kasus penularan Covid-19.

Ia juga meminta agar kebijakan pemerintah tidak sekadar bermain judul kebijakan namun lemah dalam implementasi. Menurutnya, rekor kasus positif harian menunjukkan pemerintah gagal dalam mengendalikan pandemi sejak awal.

 

21.095 Kasus Baru

Pada Sabtu (26/6/2021), Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat penambahan 21.095 kasus baru. Itu adalah rekor positif harian tertinggi sejak pandemi melanda Indonesia, Maret 2020 lalu.

Saat ini jumlah keseluruhan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2.093.962. Sementara itu total ada 1.842.457 orang sembuh dan 56.729 meninggal. n erc/rmc

Berita Terbaru

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…