Pemkot Tambah 1,5 Ha Lahan TPU Keputih untuk Makamkan Jenazah Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali kota Surabaya Eri Cahyadi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketersediaan makam bagi pasien covid-19 di Surabaya kian menipis seiring meningkatnya angka kematian akibat covid-19 di Surabaya. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkot Surabaya akan menambag 1,5 hektare lahan tanah di TPU Keputih.

Selain menambah lahan, pihaknya juga menyiapkan fasilitas di Makam Keputih. Karena Eri mengaku sempat dikagetkan dengan pemulasaraan jenazah yang memerlukan waktu hingga 20 jam.

"Ini totalnya, luasnya, luas banget. 1,5 hektare. Kita dapat informasi kalo pulasara RSU dr Soetomo antre. Kalau ada yang meninggal, dibawa ke sana (Keputih). Di situ saya kaget betul, setelah saya tahu bahwa pemulasaraan itu antrenya 20 jam. Dan ada warga LPMK yang chat saya. Di situ saya bilang ini waktunya pemkot dan masyarakat bergandeng tangan," ujar Wali kota Surabaya Eri Cahyadi, Selasa (29/6).

"Saya ambil keputusan, khusus warga Surabaya, pulasara bisa dilakukan di Keputih. Insyallah kami sudah siapkan nanti yang mandikan jenazah, modin dari yang Islam dari PCNU, Muhammadiyah sudah menyiapkan orang-orang yang punya kemampuan mandiin jenazah. Ada yang dari dinsos juga siap," tambah Eri.

Kemudian, kata Eri, di makam Keputih juga disiapkan tenda untuk pemulasaraan jenazah. Lalu dimandikan, jika jenazah Islam akan disalatkan, sehingga bisa segera dimakamkan.

"Tapi kalau dari RS kalau udah dimandikan, dimakamkan di pemakamkan COVID-19 seperti biasanya. Dimakamkan di Keputih ini bisa 24 jam," kata Eri.

Ia pun mengungkapkan prihatin saat mendengar warga Surabaya yang meninggal akibat covid-19 harus menunggu waktu lama untuk dikebumikan. Oleh karenanya menambah lahan dan fasilitas ia lakukan untuk warga Surabaya.

"Saya nggak rela ada warga Surabaya wayahe seda (meninggal), mau dimandikan saja antrenya panjang. Kita bisa apa? Ini yang bisa saya lakukan untuk warga Surabaya. Nanti yang memandikan jenazah ada 6 orang yang insya Allah bertugas setiap hari. 3 Putra dan 3 putri," pungkas Eri.

Diketahui sebelumnya, kasus harian COVID-19 di Surabaya terus meningkat. BOR RS pun kini sudah 100%. Bahkan warga yang meninggal dengan gejala COVID-19 pada Senin (28/6) mencapai 40 orang.

Bahkan dalam sepekan terakhir, total ada 300 warga Surabaya yang meninggal karena covid-19.

  

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…