Eksis Berbisnis Perhiasan dari Kerajinan di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anna N Anggraini dengan kreasi kerajinannya. SP/ KD
Anna N Anggraini dengan kreasi kerajinannya. SP/ KD

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri- Saat ini pengusaha kerajinan terimbas pandemi Covid-19 namun salah satu pengusaha yang konsisten bertahan dengan usahanya adalah Anna N Anggraini. Usaha itu diawali dengan menjadi re-seller boneka flanel milik temannya. Lama-lama pesanan meningkat, kadang stok tidak ada sehingga mulai berinisiatif membuat sendiri.

Awalnya Anna menekuni usaha boneka flanel yang dijual puluhan ribu rupiah per paket, sampai membuat bisnis perhiasan dengan harga ratusan ribu. Pada saat pandemi, Anna masih bisa memberi pekerjaan pada 13 ibu rumah tangga di sekitar tempat usahanya. 

Dengan belajar otodidak dan  mencontoh yang sudah ada, kemudian mengembangkan polanya. Akhirnya, jadilah satu paket boneka flanel yang bisa dijual Rp  60.000 hingga Rp 70.000 yang dipromosikan di media sosial. 

Kecintaannya pada kerajinan membuat Anna mengikuti pelatihan membuat perhiasan berbahan kawat tembaga yang diadakan Dinas Koperasi Kota Kediri. 

Anna merupakan salah satu peserta yang terus menggali ilmu dan juga belajar pada perajin senior. Akhirnya, bisa membuat perhiasan sendiri.

Penghasilan dari bisnis ini melebihi dari penghasilannya bekerja di rumah sakit. Akhirnya, ia memutuskan keluar dan serius menekuni kerajinan.

Saat ini Anna telah memiliki merek AG Handycraft serta terus mengembangkan usahanya. Di antaranya, membuat kalung, gelang, dan anting berbahan batu alam yang dililit dengan kawat tembaga warna-warni. Juga berbahan biji genitri yang diminati hingga India. 

“Kalau untuk kalung batu alam, saya jual mulai harga Rp 400.000 sampai Rp 800.000. Tergantung bahannya. Kalau genitri per biji. Tergantung belah semangkanya,” terang Anna. 

Belah semangka yang dimaksud adalah garis belah pada biji genitri. Ada yang garis 8 dihargai Rp 20.000 - Rp 30.000 per biji. Semakin banyak garisnya, semakin mahal karena semakin langka. 

Dengan memberdayakan ibu rumah tangga sekitar rumahnya, ratusan lembar pesanan busana tetap mengalir meski pandemi Covid 19 masih berlangsung. 

Anna merupakan salah satu UMKM menjadi binaan Disperindagin yang kerap diajak pameran dan pelatihan. Dari pameran inilah, AG Handycraft semakin banyak dikenal dan menemui pelanggannya. Dsy11

 

 

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…