Hasilkan Pundi-Pundi Rupiah Lewat Bisnis Lukisan Ukir Kayu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Danang Tri Wahono dengan ukir kayu buatannya. SP/ TRG
Danang Tri Wahono dengan ukir kayu buatannya. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Danang Tri Wahono yang merupakan pengrajin ukiran lukisan. Untuk tiap pesanan sendiri, mulai awal hingga akhir biasanya dibutuhkan waktu sekitar tiga hari, dengan catatan kondisi cuaca bagus, atau panas, sebab itu mempengaruhi lama pengeringan proses lem.

Karena kerajinannya terbilang unik, banyak masyarakat yang suka dan ingin memesan sebagai hadiah atau kado event tertentu. Biasanya pesanan terbanyak untuk sketsa wajah, dengan jumlah antara 10 pesanan tiap bulan.

Namun, dengan kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini jumlah pesanannya turun drastis menjadi antara tiga sampai empat setiap bulan.

Namun hal tersebut tidak membuatnya patah semangat, dan terus berinovasi untuk menyelesaikan pesanan. Dari situ dirinya mencoba inovasi dengan membuat hiasan dinding ukir wayang.

Bukan hanya itu, jika biasanya kerajinan yang dibuat secara siluet, kini dirinya mencampurkan beberapa warna. Dengan begitu, kendati pesanan tidak sebanyak dulu, namun ampuh untuk menarik pelanggan.

Itu terlihat banyak pelanggan lokal, khususnya pecinta wayang yang minat, dan meminta untuk dibuatkan. Sebab menurutnya hal tersebut cukup kreatif, sebab kebanyakan hiasan wayang terbuat dari kulit hewan, seperti sapi dan kambing.

Sedangkan untuk harganya sangat bervariatif, terlihat dari ukuran dan tingkat kesulitan. Biasanya hasil karnyata tersebut untuk wayang berwarna dijual sekitar Rp 500 ribu untuk ukuran pigura 40 sentimeter kali 60 sentimeter.

"Syukurlah, kendati tidak sebanyak dulu, namun pesanan tetap ada, dan saya akan terus melakukan inovasi lagi tentang hal ini," jelasnya. Dsy9

Berita Terbaru

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penahanan sembilan warga negara Indonesia (WNI), termasuk empat jurnalis, oleh militer Israel memicu perhatian luas. Mereka merupakan b…

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perusahaan transportasi Bluebird Group terus mengembangkan layanan mobilitas di Surabaya seiring tingginya aktivitas masyarakat di k…

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …