Tenda Mini Portable, Masker Kekinian yang Tangkal Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rick duduk di bangku pesawat sambil mengenakan tenda mini buatannya. SP/ SBY
Rick duduk di bangku pesawat sambil mengenakan tenda mini buatannya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Meluasnya wabah virus Corona membuat banyak orang di seluruh dunia merasa khawatir. Hal ini terbukti dari jumlah penjualan masker penutup hidung dan mulut yang melonjak hingga menyebabkan kelangkaan.

Selain masker, ternyata ada alat perlindungan lain yang dapat digunakan untuk melindungi diri dari virus Corona, salah satunya adalah tenda mini portable ini.

Tenda mini portable ini awalnya memang dirancang untuk dipakai orang saat menonton pertandingan sepak bola agar terhindar dari hujan dan cuaca yang buruk. Namun ternyata selain fungsi tersebut, benda yang bernama "StadiumPod" ini juga bisa digunakan untuk melindungi diri dari virus-virus yang membahayakan kesehatan.

Pods yang mirip keranjang plastik ini diciptakan oleh pria bernama Rick Pescovitz pada 2010. Tenda mini yang berasal dari Cincinnati ini bisa melindungi tubuh dari air sehingga pemakainya tidak akan menjadi basah. Selain itu, alat ini juga diprediksi bisa mencegah virus Corona.

Untuk membuktikannya, Rick sendiri mencoba menggunakan tenda mini portable ini di dalam pesawat. Rick ingin melihat apakah tenda mini buatannya itu juga bisa berfungsi di dalam pesawat.

Walau demikian banyak yang masih mempertanyakan apakah benda tersebut benar-benar bisa berfungsi dengan baik untuk mencegah virus-virus seperti virus Corona atau tidak. Seperti yang telah diketahui, virus Corona telah menewaskan lebih dari 400 orang dan menyebar hingga ke 24 negara. Dsy18

Berita Terbaru

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah penduduk Surabaya dalam pembaruan terbaru berada di kisaran 3 juta jiwa. Guna memastikan kestabilan data tersebut sebagai…

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat tren positif berkat inovasi ‘Besti Pren’, angka prevalensi stunting di Kab…

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki puncak musim kemarau berlangsung kering dan berdebu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…