SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu langkah strategis untuk mengejar target 46 persen capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada periode 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang fokus menggencarkan pelaksanaan pemeriksaan di tiap-tiap puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah setempat.
Pasalnya, diketahui pada 2025 capaian CKG baru menyentuh 30 persen, sedangkan pada periode Januari hingga Agustus 2026 progres pelaksanaan program itu sekitar 26 persen. Sehingga, di tahun ini pihaknya mendorong agar setiap puskesmas menentukan target harian CKG yang disesuaikan pada jumlah populasi masyarakat di wilayah kecamatan masing-masing.
"(2025) masih 30 persenan, yang 2026 Januari-Agustus sekitar 26 persen dan tentu kami berharap bisa melampaui target nasional, caranya dengan memotivasi puskesmas setiap hari supaya terus melakukan CKG," ujar Kepala Dinkes Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo, Rabu (09/09/2026).
Meski demikian, jumlah masyarakat yang ditargetkan terlayani CKG juga harus melihat pada ketersediaan tenaga medis, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lancar. Ketika target harian mampu terpenuhi, maka puskesmas perlu menyusun langkah lanjutan sehingga capaian di kemudian hari bisa meningkat dari pelaksanaan sebelumnya.
"Kalau hari ini hanya 180 orang, berarti besoknya harus 220 orang," ucapnya.
Sebagai percepatan pemenuhan capaian CKG maka puskesmas dikatakan oleh dia bisa melakukan upaya jemput bola, seperti di sekolah dan pondok pesantren. Dimana, program CKG adalah pintu awal menguatkan pandangan masyarakat tentang pentingnya mengetahui kondisi kesehatan pribadi.
Kecepatan dan ketepatan deteksi dini juga mampu menekan biaya berobat yang dikeluarkan oleh masyarakat. "Kalau ditanya keefektifannya, terbilang cukup efektif menemukan orang yang mungkin mengidap penyakit sejak fase awal, seperti diabetes melitus, hipertensi, ginjal, stroke," katanya. ml-01/dsy
Editor : Redaksi