RSUD dr Soedono Madiun Kekurangan Nakes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RSUD dr Soedono Madiun. SP/ RSUD Soedono 
RSUD dr Soedono Madiun. SP/ RSUD Soedono 

i

SURABAYAPAGI, Madiun -  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedono Madiun saat ini kekurangan tenaga kesehatan untuk merawat pasien Covid-19. Pasalnya puluhan tenaga kesehatan di RSUD dr Soedono Madiun banyak terpapar virus tersebut.

Hingga saat ini total ada 88 karyawan RSUD Soedono yang terkonfirmasi Covid-19 dan harus melaksanakan isolasi mandiri. "Jumlah sebanyak 88 karyawan yang terpapar tersebut, baik untuk tenaga medis, tenaga kesehatan, maupun administrasi," ujar Plh Direktur RSUD dr Soedono Madiun dr Dwi Siwi Mardiati,kemarin.

Rinciannya dari 88 karyawan tersebut, sebanyak 44 orang merupakan tenaga perawat dan bidan, tujuh dokter, dua tenaga analis, dan sisanya tenaga administrasi.

Kondisi tersebut, katanya, membuat rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut sangat sibuk dalam merawat pasien Covid-19. Padahal, lanjutnya, jika mengacu standar pelayanan Covid-19, satu perawat maksimal menangani empat pasien.

"Untuk mengatasi kekurangan itu, kami lakukan mobilisasi atau operan tenaga kesehatan dari unit pelayanan lain ke perawatan COVID-19. Hal itu untuk menutup standar satu banding empat tadi," ujarnya.

Imbas dari operan tersebut, kata dia, terdapat unit lain yang terpaksa ditutup atau dikurangi kapasitasnya, seperti ruang infeksius yang saat ini hanya disisakan dua tempat tidur karena sebagian petugasnya dipindahkan untuk penanganan Covid-19. Terkait keterisian tempat tidur (BOR), katanya, sejauh ini sudah hampir penuh karena pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut terus bertambah.

"Untuk BOR UGD kami, saat ini mencapai 94 persen, sedangkan untuk di ruang perawatan Covid-19 tanpa alat bantu sudah mencapai 101 persen," kata dia.

Berbagai upaya terus dilakukan manajemen RSUD dr Soedono dalam penanganan Covid-19. Dwi menambahkan pihaknya saat ini sedang berupaya menambah tempat isolasi lagi, salah satunya dengan memperluas ruang isolasi Covid-19 di UGD.

Menurutnya, ruang UGD secara keseluruhan masih cukup lebar dan memungkinkan untuk ditambah lagi tempat tidur untuk pasien. Harapannya, pasien Covid-19 yang saat ini menjalani perawatan di area drop zoneUGD bisa tertampung.

"Selain itu, kami juga sedang mempersiapkan satu ruang rawat inap untuk digunakan sebagai ruang perawatan pasien Covid-19 berkapasitas 20 bed. Sebenarnya sudah siap, tetapi belum dipakai karena masih mempersiapkan petugasnya yang kini minim," katanya.md1/na

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…