Karyawan di Luar Surabaya Diminta Ikuti Vaksinasi Sesuai Wilayah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintah Kota Surabaya mendapati banyak karyawan perusahaan yang berasal dari luar Surabaya mengikuti vaksinasi di Gelora 10 November (G10N).

Padahal, percepatan vaksinasi di Stadion Tambaksari tersebut hanya diperuntukkan bagi warga Surabaya atau karyawan yang berkerja di pabrik yang berlokasi di Surabaya. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pihaknya menemukan ada peserta vaksinasi merupakan karyawan dari luar Surabaya. Pegawai ini merupakan warga non-KTP Surabaya yang bekerja di perusahaan yang berlokasi di luar daerah. Pemkot Surabaya pun menolak. 

"Tadi saya kembalikan. Sebab, yang kita vaksin adalah karyawan yang dia itu bekerjanya di Surabaya," kata Cak Eri, Sabtu (10/7/2021). 

"Hari ini banyak (karyawan) dari perusahaan (luar daerah). Ini saya mau panggil perusahaannya," kata Cak Eri yang datang memantau langsung pelaksanaan vaksinasi massal hari kelima di G10N tersebut. 

Para karyawan beralasan, perusahaannya memiliki kantor cabangnya di Surabaya. Namun, selain di Surabaya, perusahaan ini juga memiliki kantor di sejumlah daerah lain. 

Perusahaan ini lantas mengirimkan seluruh karyawan di beberapa daerah untuk mengikuti vaksinasi massal di G10N Surabaya. "Seluruh karyawannya yang ada di luar (kota) dibawa ke Surabaya," katanya. 

"Ini perusahaannya akan saya panggil, tidak begitu caranya. Vaksin ini buat orang Surabaya, atau orang (non-ktp Surabaya) yang domisili dan bekerja di Surabaya," jelasnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini menyayangkan sikap tersebut. Padahal, pihaknya berharap keikutsertaan perusahaan dalam vaksinasi tersebut demi mempercepat vaksinasi bagi warga Kota Pahlawan. 

"Kami kasih amanah tolong dijaga. Jangan seperti itu," katanya. 

"Perusahaan kalau itu lokasinya di sana (luar Surabaya), ya minta (vaksin) ke Pemdanya sana, jangan di Surabaya. Saya kan harus lindungi orang Surabaya atau yang bekerja di Surabaya," tegasnya.

Ke depan, perusahaan berlokasi di Surabaya yang ingin mengikuti vaksinasi harus mengajukan surat resmi dahulu kepada Pemkot. Pemkot akan terlebih dahulu mencocokkan data karyawan. 

"Berapa perusahaan dan jumlah karyawan. Saya cek ke Disnaker (Dinas Tenaga Kerja), sesuai atau tidak. Kalau tidak ya saya hentikan," katanya.

Vaksinasi bagi umum, termasuk karyawan di G10N saat ini dihentikan sementara karena kuota yang telah habis. Nantinya, Pemkot akan kembali melanjutkan apabila pasokan dari Kementerian Kesehatan datang.tn/na

Berita Terbaru

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pagi-Usai diterpa krisis jabatan setingkat kepala dinas pasca OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun A…

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

SURABAYA, Surabaya Pagi-Nama politikus yang juga mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2019 Ipong Muchlison, terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi…

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Lumpia Ngaglik, Surabaya, yang belakangan viral di m…

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan berkedok Corporate Social Responsibility (CSR) dan g…

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen serentak, harga gabah di tingkat petani di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang masih bertahan tinggi pada…