Wajib Buang SIkat Gigi Setelah Terpapar Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seseorang yang sedang menyikat gigi. SP/ SBY
Seseorang yang sedang menyikat gigi. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bagi pasien Corona yang sudah dinyatakan sembuh usai menjalani isolasi mandiri di rumah, ada hal penting yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan anggota keluarga terbebas dari risiko penularan, salah satunya, membuang sikat gigi.

Ketua Satgas Pengendalian Covid-19 PB IDI, Prof Zubairi Djoerban berbagi tips pasien sembuh dari Covid-19. Pasein yang baru sembuh harus segera membuang sikat gigi atau pembersih lidah yang lama agar tidak terjadi pertukaran virus.

“Hal yang harus dilakukan setelah pulih dari Covid-19 adalah buang alat kebersihan pribadi seperti sikat gigi,” ujar Prof Zubairi, Kamis (15/7/2021).

Tujuan membuang sikat gigi usai isoman adalah untuk melindungi penyintas dan juga anggota keluarga. Kalau perlu, buat wadah terpisah agar mengurangi penyebaran virus.

Tidak hanya melindungi orang tersebut dari kemungkinan infeksi ulang tetapi juga dapat menyelamatkan orang lain yang menggunakan kamar kecil yang sama di rumah.

"Jika Anda atau siapa pun dalam lingkaran keluarga dan teman Anda telah tertular Covid-19, setelah pulih, pastikan untuk mengganti sikat gigi, pembersih lidah, dll. Ini dapat menampung virus, dan sebaiknya dibuang," kata Dr Pravesh Mehra, Bedah Gigi HOD, Universitas Kedokteran Lady Hardinge, New Delhi.

Ia menjelaskan, hal ini karena bakteri/virus yang menumpuk pada sikat gigi yang lama kelamaan diketahui dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas.

Selain itu, bagi pasien yang belum sembuh dari Covid-a9 disarankan tidak berbagi alat makan, alat mandi, maupun berbagi ruangan dengan orang yang sehat. Dsy9

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…