Yonif Para Rider 503 Mayangkara Bagi Ribuan Paket Sembako dan Masker

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komandan Yonif Para Rider 503/Mayangkara, Letkol Inf. Roliyantob saat memberi bantuan paket sembako dan masker ke warga Kecamatan Trawas. SP/Dwy Agus Susanti
Komandan Yonif Para Rider 503/Mayangkara, Letkol Inf. Roliyantob saat memberi bantuan paket sembako dan masker ke warga Kecamatan Trawas. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan anggota Yonif Para Rider 503 Mayangkara menyerbu kantor Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Kamis (15/7/2021) pagi.

Anggota kesatuan TNI AD ini menyerahkan bantuan sosial berupa seribu paket beras ukuran 10 kilogram dan seribu masker medis untuk warga di lima desa yakni Duyung, Belik, Penanggungan, Kedungudi dan Seloliman.

Komandan Yonif Para Rider 503/Mayangkara, Letkol Inf. Roliyanto mengatakan penyerahan bantuan paket sembako dan masker ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Brigif Para Rider 18 Trisula ke-55. Bantuan ini juga bagian dari tugas TNI untuk menjaga, melindungi dan mengatasi kesulitan masyarakat.

"Saat ini negara sedang mengalami bencana nasional berupa wabah virus Covid-19. Untuk itu kita hadir untuk meringankan beban masyarakat dengan memberi bantuan sosial berupa paket sembako dan masker medis kepada warga yang membutuhkan," ujarnya.

Ia menyebut sengaja memilih desa tersebut lantaran desa ini kerap dijadikan lokasi untuk latihan taktis dan tempur bagi anggota kesatuannya.

"Kita sering berinteraksi dengan warga di empat desa ini, bahkan setahun bisa empat kali kita bertemu saat ada kegiatan latihan taktis dan tempur," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Zuriyanto Bambang Siswantoro mengaku berterima kasih karena desanya terpilih menjadi sasaran penyerahan serbuan bantuan sosial dari Yonif Para Rider 503/Mayangkara.

"Warga desa kami memang sangat familiar dengan anggota kesatuan ini. Sebab setiap tiga bulan sekali selalu melakukan latihan fisik disini," tukasnya.

Ia mengaku, banyak warganya yang terdampak akibat pandemi Covid-19, apalagi ditambah dengan kebijakan PPKM darurat yang membatasi akses pergerakan warga.

"Tempat wisata dan warung-warung di tutup saat PPKM darurat, ini sangat memukul ekonomi warga. Karena mereka tidak bisa lagi berjualan hasil kebunnya kepada wisatawan," tegasnya.

Terpisah, Camat Trawas, Agus Subiyakto mengatakan pemberian bantuan paket sembako dan masker dari Yonif Para Rider 503 Mayangkara ini diberikan di waktu yang tepat yakni saat PPKM Darurat. Apalagi bansos dari pemerintah juga belum turun, sehingga ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

"Bagai oase di padang pasir, bantuan ini tentu sangat meringankan beban warga yang membutuhkan disaat pandemi yang tak kunjung akhir dan disaat PPKM darurat," tukasnya.

Sementara itu, dari pantauan Surabaya Pagi di lokasi, pemberian bansos berupa sepuluh kilogram beras dan sekotak masker medis ini diberikan secara door to door di rumah warga.

Komandan Yonif Para Rider 503/Mayangkara, Letkol Inf. Roliyanto didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Trawas secara simbolis turun langsung mendatangi sejumlah rumah warga yang menjadi sasaran.

Sebanyak 45 anggota kesatuan diterjunkan untuk memberikan ribuan paket beras sembako dan masker kepada seribu warga di lima desa di Kecamatan Trawas. Dwi

Berita Terbaru

PRABOWO, PUJI GUS KIKIN DAN KH MIFTACHUL AKHYAR

PRABOWO, PUJI GUS KIKIN DAN KH MIFTACHUL AKHYAR

Selasa, 01 Sep 2026 06:59 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kini, Muktamar ke-35 NU telah memilih Ketua Umum PBNU yang baru. KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih menjadi Ketum PBNU periode 2…

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…