Racikan Jamu Tradisional Peningkat Imun Tubuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Racikan jamu dari rempah-rempah alami. SP/ SBY
Racikan jamu dari rempah-rempah alami. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di masa wabah Covid-19 yang semakin melonjak dengan tingkat penularan yang semakin cepat ini, masyarakat harus menjalankan protokol kesehatan dan perlu meningkatkan daya tahan tubuh agar kebal dari infeksi Covid-19.

Selain menggunakan obat-obatan modern, masyarakat bisa mengonsumsi jamu atau ramuan tradisional khas Indonesia yang bermanfaat menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Jamu sudah lama digunakan masyarakat Indonesia untuk memelihara kesehatan tubuh dan mencegah berbagai macam penyakit. Jamu diracik menggunakan berbagai macam rempah khas Nusantara yang mudah ditemukan baik di pasar tradisional maupun pasar swalayan. 

Racikan jamu yang pertama menggunakan bahan; jahe merah 2 ruas jari, jeruk nipis 1 buah, kayu manis 3 jari, gula merah secukupnya dan air 3 cangkir

Cara memebuat jamu tradisional ini cukup mudah. Pertama-tama cuci semua bahan lalu geprek jahenya. Rebus semua bahan selama 15 menit. 

Untuk penyajiannya, saring terlebih dahulu setelah dingin. Anda bisa meminum jamu ini satu kali sehari sebanyak 1,5 cangkir. 

Ramuan jamu 2yang kedua menggunakan bahan; kunyit 1 ruas ibu jari, lengkuas 2 ruas ibu jari, jeruk nipis 1 buah, air 3 cangkir dan gula merah secukupnya. 

Untuk membuat ramuan ini, cuci semua bahan hingga bersih lalu geprek kunyit dan lengkuas. Rebus semua bahan hingga mendidih selama 30 menit. Saring air jamu setelah dingin dan minum sekali sehari sebanyak 1,5 cangkir.

Ramuan jamu yang terakhir menggunakan bahan; pegagan 1 ruas ibu jari, jahe merah 1 ruas ibu jari, temulawak 1 buah, air 3 gelas dan gula aren secukupnya.

Tahap pertama untuk memasak jamu ini adalah panaskan air hingga mendidih kemudian masukkan semua bahan yang sudah dicuci bersih. Kecilkan api lalu tunggu hingga air tersisa kira-kira dua gelas. Matikan api lalu dinginkan. 

Sajikan jamu setelah dingin dan disaring lalu tambah dengan perasan jeruk nipis. Nikmati ramuan ini dua kali sehari sebanyak satu gelas. Dsy7

Berita Terbaru

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…