Bisnis Sepatu Lokal yang Saingi Produk Impor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Akhmad Basyir bersama ribuan pasang sepatu lokal miliknya. SP/ MJK
Akhmad Basyir bersama ribuan pasang sepatu lokal miliknya. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Berbekal keberanian berspekulasi tanpa untung, Akhmad Basyir yang dulunya sering tertipu puluhan juta, kini mendulang kesuksesan berkat bisnis online sepatu yang dirintis sejak awal 2019 silam. Berbekal 26 akun marketplace, brand sepatu lokal yang dipasarkan pun kini siap menyaingi produk impor.

Basyir mencoba “merusak” pasar penjualan sepatu lokal yang selama ini didominasi sales dan grosir besar. “Awal-awal saya sempat coba pasarkan lewat sales dan toko grosir, tapi malah ketipu Rp 15 juta. Dari situ, saya punya prinsip siapa yang dirugikan, maka akan mendapat untung lebih besar,” tegasnya.

Dengan menekan harga jual sepatu serendah-rendahnya, Basyir mencoba merebut perhatian konsumen. Nominal Rp 60 ribu per pasang tak segan ia lepas agar konsumen terus tertarik dengan sepatu yang ditawarkan.

Basyir hanya mendapat untung Rp 20 ribu per pasang. Sangat minim, namun dapat mencuri pelanggan. Baginya, harga bukan menjadi satu-satunya strategi. Ia juga tak segan mengiklan setiap hari demi mendapat banyak tanggapan dari konsumen.

Termasuk me-manageq-word dalam tayangan iklan demi mendapat clickbait tertinggi. Sehingga trafficorder naik dan rating akun tokonya turut terangkat hingga mendapat banyak bintang. Dari sinilah ia memerankan empat operator yang ia gaji hingga Rp 2,7 juta per bulan, sebagai pelayan terbaik demi mendapat trust dari konsumen.

Strategi itu bukannya tanpa hambatan. Space penjualan sepatunya masih dirasa terbatasi oleh marketplace. Sehingga untuk mengembangkan orderan, Basyir kini menebar jaring sebanyak mungkin dengan membuka toko online hingga 26 akun. Termasuk merawat dropshiper luar pulau sebagai penyangga toko online-nya.

Bahkan, saat ini 26 akun tersebut mampu menerima order hingga 1.400 resi setiap hari. Atau jika dinominalkan, ia bisa mendapat omzet hingga Rp 2 miliar per bulan.

Tidak hanya sepatu, Basyir juga mencoba memasarkan lebih luas produk lokal. Berupa helm, mulai dari jenis retro, bogo, hingga helm anak-anak.

Termasuk dalam waktu dekat produk kosmetik yang kini menjadi kebutuhan utama kaum hawa. “Kalau helm saat ini sehari bisa 300 sampai 400 resi. Saya sudah menganalisa produk kosmetik yang sekarang seperti kebutuhan primer bagi wanita,” jelasnya. Dsy1

Berita Terbaru

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Baru-baru ini, Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, mencatat sebanyak sebanyak 41 Satuan…

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan penyesuaian…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman di Kota Madiun, Kamis (9/…

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya antisipasi terjadinya kriminalisasi terhadap profesi guru di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melalui Dinas…