Muncul Mutasi Varian Corona Baru, Delta Plus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Orang yang sesak nafas akibat gejala varian Delta Plus. SP/ SBY
Orang yang sesak nafas akibat gejala varian Delta Plus. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Banyaknya mutase virus Corona, kini varian Delta Plus menambah daftar varian baru yang perlu diwaspadai.  'varian Delta Plus' atau varian bernama resmi AY.1 ini sudah masuk Indonesia. Disebutkan, sudah ada tiga kasus varian 'Delta Plus' yang tersebar di dua wilayah Indonesia.

Varian Delta Plus yang memiliki kode B1617.2.1 atau AY.1 ditandai dengan adanya mutasi K417N. Mutasi itu ada pada protein spike virus Corona yang membantu virus masuk dan menginfeksi sel manusia.

Varian delta plus tersebut pertama kali ditemukan di Inggris 11 Juni. Dikatakan bahwa varian baru itu terdeteksi pada enam genom dari India. Sejauh ini, varian Delta Plus telah terdeteksi di sembilan negara, antara lain Inggris, AS, China, dan Jepang.

Menurut Kepala Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Soumya Swaminathan, tamnbahan istilah 'Plus' pada varian Delta Plus menandakan bahwa varian tersebut telah mengalami mutasi lebih lanjut. Mutasi yang ada pada varian Delta Plus ini juga ditemukan pada varian Beta (B.1351) dari Afrika Selatan dan Gamma (P.1) dari Brazil.

"Mutasi itu memiliki potensi untuk mempengaruhi respons antibodi dalam melawan virus. Sehingga, ada sedikit kekhawatiran bahwa varian ini akan menjadi lebih mematikan, karena ia menjadi lebih kebal terhadap obat-obatan," kata Dr Soumya yang dikutip dari Twitter resmi WHO, Rabu (28/7/2021).

Sementara itu, menurut, Sunit K. Singh Professor of Molecular Immunology and Virology, Institute of Medical Sciences, Banaras Hindu University menyebut mutasi yang terdapat dalam varian Delta Plus adalah K417N. Mutasi yang juga ditemukan dalam varian Beta.

"Varian Beta dengan mutasi ini telah menunjukkan kemampuan untuk lolos dari antibodi yang diberikan oleh vaksinasi Covid-19, setidaknya sampai batas tertentu. Dengan kata lain, ada kemungkinan vaksin Covid-19 tidak akan melindungi dari mutasi ini secara efektif," jelas Sunit.

Masih sedikit data yang tersedia tentang apakah varian delta plus menyebabkan lebih banyak kematian. Sejauh ini ada 42 kematian yang disebabkan varian delta di Inggris antara 1 Februari dan 7 Juni. Dari jumlah tersebut, 23 orang tidak divaksinasi, tujuh meninggal lebih dari 21 hari setelah dosis vaksin pertama, dan 12 meninggal lebih dari dua minggu setelah vaksin kedua.

Ahli virologi top di India mengatakan gejala varian Delta Plus ini hampir sama dengan gejala yang ditemukan pada varian Delta dan varian Beta (B1351). Beberapa gejala tersebut meliputi; batuk, diare, demam, sakit kepala, ruam kulit, perubahan warna pada jari tangan dan kaki, nyeri dada dan sesak napas

Para ahli juga mengumpulkan gejala lain yang dikaitkan dengan varian Delta Plus, yaitu; sakit perut, mual dan kehilangan nafsu makan. Dsy7

Berita Terbaru

Antisipasi Tindak Kejahatan, Polres Blitar Tingkatkan Giat Patroli Rutin

Antisipasi Tindak Kejahatan, Polres Blitar Tingkatkan Giat Patroli Rutin

Senin, 25 Mei 2026 15:32 WIB

Senin, 25 Mei 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Patroli Samapta Tim Raimas melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu dini …

KAI Daop 7 Madiun Lakukan Perbaikan Geometri Perlintasan di Rejotangan Tulungagung

KAI Daop 7 Madiun Lakukan Perbaikan Geometri Perlintasan di Rejotangan Tulungagung

Senin, 25 Mei 2026 15:30 WIB

Senin, 25 Mei 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Untuk itu PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan imbauan bagi masyarakat pengguna jalan sehubungan…

Satpol PP: Jika Perizinan PT JPC Tak Memenuhi Aturan, Operasional Parkir Akan Ditutup  ‎

Satpol PP: Jika Perizinan PT JPC Tak Memenuhi Aturan, Operasional Parkir Akan Ditutup ‎

Senin, 25 Mei 2026 15:03 WIB

Senin, 25 Mei 2026 15:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Polemik perizinan PT Jatim Parkir Center (JPC) sebagai pengelola lahan parkir di Jalan dr. Soetomo, Kota Madiun, mendapat perhatian …

Kemiskinan Ekstrem Turun, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen

Kemiskinan Ekstrem Turun, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen

Senin, 25 Mei 2026 14:42 WIB

Senin, 25 Mei 2026 14:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Angka kemiskinan ekstrem di Jawa Timur terus menurun dan pada 2025 tercatat sebesar 0,29 persen. Capaian ini jauh lebih rendah d…

Jelang Idul Adha, Harga Cabai Rawit di Surabaya Makin Pedas Tembus Rp80 Ribu per Kg

Jelang Idul Adha, Harga Cabai Rawit di Surabaya Makin Pedas Tembus Rp80 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 14:35 WIB

Senin, 25 Mei 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, sejumlah komoditas bahan pokok (bapok) turut mengalami kenaikan harga. Namun yang menjadi…

WANI GERAK SEHAT, PLN UIT JBM Perkuat Budaya Hidup Sehat dan Produktif di Lingkungan Kerja

WANI GERAK SEHAT, PLN UIT JBM Perkuat Budaya Hidup Sehat dan Produktif di Lingkungan Kerja

Senin, 25 Mei 2026 14:31 WIB

Senin, 25 Mei 2026 14:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka mendukung pelaksanaan launching PLN Wellness League yang diluncurkan secara serentak di seluruh Indonesia dipimpin l…