Bulog Jatim Turun Pastikan Beras Bansos Tak Berkutu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabulog Divre Jatim, Khozin saat turun menyaksikan proses pembagian beras bansos tambahan dari Kemensos untuk warga Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Kabulog Divre Jatim, Khozin saat turun menyaksikan proses pembagian beras bansos tambahan dari Kemensos untuk warga Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Timur menjamin beras tambahan bantuan PPKM dari Kementerian Sosial berkualitas bagus dan bebas dari kutu.

Tak hanya itu, Bulog juga siap mengganti jika ada komplin dari masyarakat terkait kualitas beras medium kemasan ukuran 10 kilogram tersebut.

"Jika ada temuan kita siap ganti dalam waktu 1 x 24 jam," ujar Khozin, Kepala Perum Bulog Divisi Regional Jawa Timur usai menyaksikan proses pembagian beras kepada penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto bersama Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Jumat (30/7/2021) pagi.

Ia menyebut, beras yang disalurkan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Mojokerto sebanyak 150 ton. Dan itu akan dirampungkan dalam satu hari saja.

"Kalau Kota Mojokerto kan tidak banyak hanya 150 ton, jadi bisa kita gelontor hari ini semuanya. Sedangkan Kabupaten Mojokerto mulai l besok sudah bisa jalan," tegasnya.

Pria bertubuh jangkung ini mengatakan, pihaknya turun langsung bersama Wali Kota Mojokerto untuk ikut menyaksikan proses pembagiannya sekaligus mengecek kualitas berasnya juga.

"Kita jamin kualitasnya bagus, karena saya sudah perintahkan anak-anak untuk mengontrol lagi sebelum keluar dari gudang sehingga beras itu sudah tidak berkutu," ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan total sasaran untuk beras tambahan bantuan sosial PPKM sebanyak 15 ribu KPM se Kota Mojokerto. Dan itu akan dibagi melalui petugas yang tersebar di 49 titik.

"Kita akan bagi secara door to door untuk mengurangi kerumunan dan kita harapkan hari ini sudah selesai semuanya," jelasnya.

Ning Ita mengatakan beras seberat 10 kilogram ini adalah beras tambahan bagi penerima bansos sebelumnya yakni dari Bansos BPNT, PKH dan BST.

"Harapan kita bantuan beras tambahan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat khususnya kebutuhan pangan mereka tidak kekurangan selama pemberlakuan PPKM," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…