Usia 70 Tahun, Masih Angkat-Angkat Barang hingga 30 Ton per Hari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Imam Safi'i (baju putih) bersama rekannya saat membongkar muatan di Pelabuhan Kalimas. SP/Semmy Mantolas
Imam Safi'i (baju putih) bersama rekannya saat membongkar muatan di Pelabuhan Kalimas. SP/Semmy Mantolas

i

Kisah Buruh Bongkar Muat, Bertaruh Nyawa demi Masa Depan Anak

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Tatkala fajar pagi masih malu keluar di ufuk timur, Imam Safi'i (70) telah melangkahkan kakinya menuju Pelabuhan Kalimas Surabaya.

Jarak 5 kilo dari rumahnya, ditempuh dengan berjalan kaki. Tak pernah patah arang, ia berjalan dengan tekat menghasilkan uang hari itu juga. Sejak 1974, pria kelahiran 1951 ini telah melakoni pekerjaan sebagai buruh bongkar muat di Pelabuhan Kalimas Surabaya.

Tiap pukul 04:00 pagi, ia sudah nangkring di pelabuhan, menunggu kapal yang membawa barang untuk siap dibongkar. Semua ini dilakukannya demi masa depan 6 buah hatinya.

"Kita kerja untuk siapa sih, kalau bukan untuk masa depan anak," kata Imam Safi'i saat dijumpai di Pelabuhan Kalimas, Senin (02/08/2021).

Ketika kapal sandar di dermaga, sejurus kemudian ia sudah di atas dan perlahan membongkar muatan. Segala jenis barang yang dibawa kapal dibongkarnya dengan lincah. Hari ini, ia bertugas membongkar muatan berisikan kapur plamir yang dikirim dari Sumatera. Seminggu sekali pasti ia kebagian membongkar muatan berisikan kapur plamir.

Sebagai seorang buruh bongkar muat, ia mendapatkan bayaran dari jumlah muatan yang dibongkar. Per 1 ton muatan yang dibongkar dihargai Rp10 ribu. Biasanya 1 kapal mengangkut kurang lebih 30 ton, atau sekitar Rp300 ribu.

Ironisnya, sejumlah uang tersebut bukan miliknya semata. Karena untuk membongkar 1 kapal bermuatan 30 ton, setidaknya ada sekitar 10-12 buruh bongkar muat. Sehingga ia harus membaginya dengan 10 rekan lainnya.

"Ya alhamdulillah cukup, biasanya 30 ribu kadang ya kurang, karena ada jasa kepala gudang," aku Imam.

Sekitar 47 tahun sudah ia melakoni kegiatan ini. Suhu pelabuhan yang panas, sengatan terik matahari dan debu plamir yang sering dibongkarnya sudah menjadi santapan hariannya. Keluhan kesehatan baik pernapasan ataupun kecelakaan kerja sudah tak asing baginya.

Bahkan sempat ia beristirahat hampir sebulan akibat kecelakaan kerja. Itu terjadi ketika ia tertimpa kayu saat memindahkan muatan kayu dari kapal menuju gudung penyimpanan.

"Ya sudah resiko. Sudah biasa, sembuh ya kerja lagi," katanya melepas tawa.

Walau hanya seorang buruh bongkar muat, Imam sangat peduli dengan pendidikan ke-6 anak. Anaknya yang pertama saat ini bekerja di PT PAL Surabaya. Sementara anak yang ke-2 dan ke-3 sedang menempuh kuliah di salah satu universitas swasta Surabaya. Untuk anak ke-4 berada di jenjang pendidikan SMA. Dan sisanya saat ini tengah duduk dibangku SMP.

Prinsip yang dipegang imam adalah pendidikan anak yang utama. Tak peduli bahaya di depan menanti, ia akan menerjang demi masa depan anaknya.

"Saya selalu bilang ke mereka, harus sekolah. Jangan jadi seperti bapak," ucapnya.

Pandemi covid-19 mungkin menjadi kabar buruk bagi Imam. Bila sehari ia mampu membongkar muatan hingga 5 kapal yang berisikan 30 ton, kini berkurang drastis. Bahkan 1 kapal baru akan dibongkarnya setelah menunggu 3 hari.

Oleh karenanya ia berharap, agar pemerintah memiliki strategi yang tepat dalam menekan virus covid-19 di Indonesia.

"Ya corona ini buat kita benar-benar sulit. Sepi, kapal jarang ke sini. Jadi harpannya semoga cepat berakhir dan pelabuhan kembali ramai," katanya berharap. sem

Berita Terbaru

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…

Thailand Week 2026 Dorong Potensi Transaksi Dagang RI–Thailand hingga Rp15 Miliar

Thailand Week 2026 Dorong Potensi Transaksi Dagang RI–Thailand hingga Rp15 Miliar

Jumat, 24 Jul 2026 18:24 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kota Surabaya kembali menjadi lokasi penyelenggaraan ajang perdagangan internasional melalui Thailand Week 2026 yang digelar pada 2…

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Anak Muda Terjun ke Sektor Pertanian

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Anak Muda Terjun ke Sektor Pertanian

Jumat, 24 Jul 2026 16:42 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 16:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sektor pertanian dinilai memiliki peluang ekonomi yang semakin besar seiring berkembangnya teknologi, kemudahan akses sarana p…

Siapkan Generasi Digital Indonesia, BSI Biayai Talenta IT Cilik Yang Diapresiasi NASA

Siapkan Generasi Digital Indonesia, BSI Biayai Talenta IT Cilik Yang Diapresiasi NASA

Jumat, 24 Jul 2026 14:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Di tengah kebutuhan Indonesia akan talenta digital yang semakin besar, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mensuport i…

Said Abdullah: RedTalk Jadi Wadah Bersama, Tempat Mendengar Suara Anak Muda

Said Abdullah: RedTalk Jadi Wadah Bersama, Tempat Mendengar Suara Anak Muda

Jumat, 24 Jul 2026 14:17 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan RedTalk merupakan ruang dialog yang dibangun untuk mendengar aspirasi …

Klarifikasi Korlantas Polri: Isu Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Dipastikan Hoaks!

Klarifikasi Korlantas Polri: Isu Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Dipastikan Hoaks!

Jumat, 24 Jul 2026 12:46 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Seiring beredarnya informasi di medsos dan media-media online tentang adanya aturan baru yang menyebut pengendara sepeda motor d…