Berbisnis Minuman STMJ hingga Miliki 4 Outlet

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anta Sultoni yang tengah membuat racikan STMJ. SP/ TRG
Anta Sultoni yang tengah membuat racikan STMJ. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - STMJ merupakan minuman yang mencampurkan susu, telur, madu, dan jahe di dalam satu gelas yang dinilai dapat menambah imun tubuh. Salah satunya, Anta Sultoni yang sudah merintis usaha itu sejak 2014 dengan bermodalkan Rp 2 juta. Kini omzetnya menyentuh Rp 27 juta per bulan dan memiliki 4 outlet di Kabupaten Trenggalek.

Menurut Sultoni, dari segi keuntungan, penjual kopi dapat meraup untung lebih tinggi hingga 60 persen. Sementara dari sisi rasa, menurut dia, pembuatan STMJ lebih njelimet karena perlu memadukan bahan dengan kadar yang seimbang agar menghasilkan rasa yang pas.

"Sampai sekarang saya masih belajar (meracik STMJ). Tapi saya ingin menghilangkan doktrin di masyarakat kalau STMJ itu selalu amis," ujarnya.

Minuman penambah kebugaran tubuh itu terjual hingga 7 liter sehari. Penjualan itu terus berkembang hingga sekarang yang dapat menjual hingga 25 liter dalam sehari. Kenaikan penjualan itu pun berdampak pada omzetnya.

"Awal buka itu Rp 8 ribu. Tapi kini naik Rp 12 ribu per gelas karena bahan-bahannya naik. Sekarang omzet rata-rata Rp 900 ribu per harinya," ungkapnya.

Selama pandemi Covid-19, Sulton mengaku daya beli masyarakat mengalami penurunan. Baginya, kondisi itu tak membuatnya putus asa meski usahanya pernah tak seberapa menguntungkan.

Dari hasil usahanya, Sultoni mengatakan, tak sedikit penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dia bersyukur hasil jerih payahnya selama ini dapat menjadi tulang punggung keluarga. Dia juga memiliki enam karyawan. Mayoritas lulusan sekolah. "Yang penting anak-anak tidak sampai menganggur," ucapnya.

Meski Sultoni tak lagi aktif berjualan, tapi mengelola manajemen. Dia berharap agar usahanya dapat lebih berkembang. Sehingga bisa memberdayakan pada remaja dan pemuda yang tak memiliki pekerjaan. "Saya menargetkan bisa sampai 16 outlet," ungkapnya. Dsy7

Berita Terbaru

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk mensejahterakan pekerja lokal serta mendorong perusahaan swasta…

Lonjakan Penipuan Digital saat Ramadan, IM3 Hadirkan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia

Lonjakan Penipuan Digital saat Ramadan, IM3 Hadirkan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia

Selasa, 24 Feb 2026 11:29 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Aktivitas digital masyarakat cenderung meningkat selama Ramadan, mulai dari komunikasi, transaksi, hingga donasi digital. Di tengah l…

Masuki Bulan Ramadhan, Baznas Trenggalek Tetapkan Zakat Fitrah Rp45 Ribu Setara 3 Kilogram Beras

Masuki Bulan Ramadhan, Baznas Trenggalek Tetapkan Zakat Fitrah Rp45 Ribu Setara 3 Kilogram Beras

Selasa, 24 Feb 2026 11:22 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Memasuki Bulan Suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menetapkan besaran zakat…

Tekan Inflasi Selama Ramadhan, Pemkot Intensif Pantau Rantai Pasok Komoditas Cabai Rawit

Tekan Inflasi Selama Ramadhan, Pemkot Intensif Pantau Rantai Pasok Komoditas Cabai Rawit

Selasa, 24 Feb 2026 11:15 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka menjaga stabilitas harga cabai rawit di pasaran dan menekan inflasi selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot)…