Stres Berlarut Akibat Pandemi Picu Insomnia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Stres dapat menyebabkan sulit tidur (insomnia). SP/ SBY
Stres dapat menyebabkan sulit tidur (insomnia). SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pandemi Covid-19 tidak hanya mengganggu pola mata pencaharian masyarakat, namun efek berkepanjangan dari pandemi Covid-19 juga membuat banyak orang mengalami stress hingga sulit tidur (insomnia).

Bukan berarti orang-orang yang bekerja dari rumah atau work from home bisa terbebas sama sekali dari stres. Banyak orangtua harus membantu anak-anak mereka sekolah dari rumah selama masa krisis ini. Menghabiskan waktu yang panjang dengan keluarga selama di rumah saja juga bisa menyebabkan stres. 

Masalah keuangan sebagai salah satu dampak yang paling terasa akibat pandemi corona juga menjadi faktor umum yang menyebabkan banyak orang mengalami stres dan khawatir yang lebih tinggi dari biasanya. Selain itu, akibat kurang tidur ini, akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga mudah terpapar virus.

Dokter PKSM Psikiatri RSUP Sanglah, dr. Friska mengatakan insomnia atau kesulitan tidur bisa menjadi suatu penyakit jika berlangsung terus menerus. "Pada masa pandemi ini, insomnia merupakan keluhan psikologis yang banyak dialami oleh masyarakat," jelasnya, Minggu (8/8/2021).

Hal ini disebabkan oleh tingkat stres dan kecemasan yang semakin tinggi. Baik itu itu kecemasan akan kesehatan diri sendiri atau orang-orang disekitarnya, apalagi bagi mereka yang masih harus bekerja di luar rumah. 

Untuk mengatasi masalah sulit tidur ini, dr. Friska mengatakan ada beberapa tips yang bisa dilakukan, mulai dari mengatur dan menjaga jadwal tidur yang teratur. Tidur setidaknya selama 7 jam setiap malam dengan pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk pada akhir pekan dan hari libur.

Selain itu, bisa juga melakukan melakukan beberapa rutinitas yang bisa membantu untuk lebih mudah untuk tidur, mulai dari berendam di dalam air hangat yang menenangkan, membaca buku, mendengarkan musik yang tenang atau suara alam, melakukan meditasi singkat atau yoga. 

Aktivitas makan sebelum tidur dikatakan dr. Friska juga perlu diperhatikan, supaya bisa segera tidur, sebaiknya menghindari akvitas makan berat beberapa jam sebelum tidur. "Selanjutnya adalah menghindari minuman berkafein seperti kopi, teh, dan cokelat di sore hari untuk menghindari rangsangan ekstra yang bisa membuat tidak bisa tidur," tambahnya. Dsy14

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…