Capaian Vaksinasi Covid-19 Kota Mojokerto Dekati 100 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Program vaksinasi Covid-19 di Kota Mojokerto hampir menjangkau 100 persen dari target. Saat ini sasaran penerima vaksinasi sudah mencapai 95,34 persen dari total jumlah penduduk yang tercatat.

Sehingga capaian herd immunity untuk Kota Mojokerto menjadi yang pertama di Jawa Timur per 8 Agustus 2021. Dengan totalan sasaran vaksin pertama mencapai 96.810 dosis dan sasaran vaksin kedua 34.525 dosis.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, pihaknya menargetkan dua minggu kedepan pencapaian vaksin 100 persen untuk dosis kedua terpenuhi di Kota Mojokerto.

Saat ini pun dosis kedua sudah berjalan dengan dua alokasi. Yaitu, alokasi pertama untuk anak-anak usia 12 sampai 17 tahun dilaksanakan di sekolah masing-masing. 

Kemudian masyarakat umum dilaksanakan di RSUD Prof Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto yang pendaftarannya berdasarkan aplikasi gayatri.

"Vaksinnya sudah tersedia di Kota Mojokerto untuk memenuhi target 100 persen dosis kedua dengan 29 ribuan sasaran. Sekitar dua minggu lagilah terpenuhi, apalagi mulai besok pula akan berjalan dosis ketiga untuk nakes," akunya.

Ning Ita menyebutkan, pelaksanaan vaksin Kota Mojokerto dosis pertama tertinggi se Jawa Timur diapresiasi oleh Gubernur Khofifah Parawansa dan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Untuk itu dirinya akan berusaha mengusulkan ke pemerintah terkait aspirasi dua poin yang dihasilkan di tengah masyarakat Kota Mojokerto agar bisa menentukan perpindahan level di PPKM.

Pertama adalah pencapaian herd immunity dengan capaian vaksinasi sebesar 95,34 persen, dan kedua merupakan tingkat kepatuhan prokes mencapai 93 persen.

Pasalnya, pemimpin perempuan pertama di Kota Mojokerto ini mengatakan, kedua pencapaian itu tidak termasuk dalam enam indikator penentuan perpindahan level di PPKM yang sudah ditentukan Satgas Pusat Covid-19.

Yakni, indikator kasus baru, rawat inap, kematian pasien Covid-19, pengujian (Testing), ketersediaan Bed Occupancy Ratio (BOR), dan keenam suatu proses pelacakan yang terdiri dari identifikasi, penilaian dan pengelolaan terhadap seorang yang telah terpapar penyakit dengan tujuan untuk memutus rantai penularan (Tracing).

"Nah jadi dari enam indikator ini sama sekali tidak ada unsur vaksin, semoga nanti dengan capaian kita yang sudah didengarkan ada rewardlah bagi kita. Apalagi pada saat anev dua minggu yang lalu yang dipimpin langsung oleh Pak Wapres, dimana sikap ketaatan masyarakat kita terhadap penggunaan masker dan pelaksanaan protokol kesehatan itu kategori sangat tinggi 93 persen," jelasnya.

"Semoga dua hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk bisa memberikan kelonggaran kepada Kota Mojokerto, karena kalau hanya didasarkan pada enam indikator tadi enggak masuk sama sekali," tukasnya.

Sebelumnya, pada 6 Agustus 2021 capaian vaksinasi dosis pertama Kota Mojokerto telah mencapai 94,46 persen terhadap kelompok Tenaga Kesehatan, Lansia, Pelayanan Publik,  masyarakat rentan & masyarakat umum, serta remaja. 

Angka di atas terdiri dari sasaran vaksinasi kelompok Tenaga Kesehatan mencapai 3.204 (112.82 %), kelompok Lansia mencapai 7.381 (59.13 %), Kelompok Pelayanan publik mencapai 40.809 (330.97 %), kelompok masyarakat rentan dan umum mencapai 37.660 (61.42 %), kelompok remaja mencapai 6.865 (54.57 %). Dwi

Berita Terbaru

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

PONOROGO, Surabaya Pagi– Mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024, Sunarto, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Kamis (…

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu penurunan harga sejumlah komoditas hortikultura, terutama bawang merah, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat Kota…

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau panjang, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, tengah fokus membangun sumur bor…

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti program pemerintah pusat terkait Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Hal itu karena masih terkendala ketersediaan…

Musda Demokrat Jatim Belum Jelas, Pengamat: Belum Ada Jaminan Pengurus Saat Ini Aman dari Evaluasi DPP

Musda Demokrat Jatim Belum Jelas, Pengamat: Belum Ada Jaminan Pengurus Saat Ini Aman dari Evaluasi DPP

Kamis, 06 Agu 2026 12:42 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur mulai menjadi sorotan. Meski jadwal pelaksanaan Musda…

Demokrat Jatim Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, Struktur Partai hingga Anak Ranting Jadi Prioritas

Demokrat Jatim Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, Struktur Partai hingga Anak Ranting Jadi Prioritas

Kamis, 06 Agu 2026 12:21 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPD Partai Demokrat Jawa Timur mulai memanaskan mesin partai menghadapi agenda politik 2029. Langkah itu ditandai dengan…