Pedagang di Tiga Pasar Tradisional Surabaya Divaksin Bertahap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pedagang pasar di Surabaya antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 pada Kamis (19/8/2021). SP/TI/Humas Pemkot Surabaya
Pedagang pasar di Surabaya antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 pada Kamis (19/8/2021). SP/TI/Humas Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Sejumlah pedagang yang berjualan di tiga pasar tradisional Kota Surabaya, yakni Pasar Wonokromo, Tambahrejo dan Kapasan, menjalani vaksinasi COVID-19 secara bertahap. Kegiatan vaksinasi untuk pedagang ini telah digelar sejak Kamis (19/8) hingga saat ini (red: Jumat) merupakan lanjutan dari pelaksanaan vaksinasi sebelumnya. 

"Vaksinasi dosis 1 telah dilaksanakan Maret-April lalu, dilanjutkan dosis 2 sekitar bulan Mei-Juni. Namun pada vaksinasi tersebut, masih ada pedagang yang masuk daftar tunggu untuk mendapatkan vaksin dosis 1," kata Direktur Pembinaan Pedagang Perusahaan Daerah Pasar Surya Taufiqurrahman, Jumat (20/8).

Untuk vaksinasi saat ini, lanjut dia, dikhususkan bagi pedagang yang namanya sudah terdata dalam daftar tunggu. Ia menerangkan pada gelombang pertama, pedagang banyak yang mendaftar pada hari pelaksanaan vaksinasi. Sedangkan vaksinasi itu dilaksanakan disesuaikan dengan jumlah dosis. Akhirnya, ada pedagang yang tidak mendapatkan vaksin.

Meski demikian, lanjut dia, PD Pasar Surya tetap mendata nama-nama yang telah mendaftarkan diri. Nama-nama itu selanjutnya dikirimkan ke Dinkes Surabaya dan diajukan sebagai calon peserta vaksinasi."Jadi, sekarang ini pelaksanaan vaksinasi dosis 1 bagi nama-nama yang sudah terdata itu," ujarnya.

Ia juga menyatakan PD Pasar Surya terus berupaya mensosialisasikan pentingnya vaksinasi ke pedagang. Salah satu langkahnya yakni memerintahkan kepala pasar untuk aktif sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi di unit pasar masing-masing.

Sosialisasi itu bisa dengan pendekatan ke pedagang, seperti halnya, mengajak pedagang berbincang tentang banyaknya masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin. Hal itu dibuktikan dengan selalu membludaknya peserta vaksinasi massal baik yang dilaksanakan Pemkot Surabaya atau lembaga lain. "Ini membuktikan bahwa masyarakat ingin divaksin. Karena itu, saya berharap pedagang juga tidak takut divaksin," kata Taufiqurrahman.
 
Selain itu, lanjut dia, para pedagang antusias mendapatkan vaksinasi ini. Meski vaksinasi adalah untuk pedagang yang namanya sudah terdata, banyak pedagang yang mendaftarkan diri pada saat pelaksanaan vaksinasi. "Kuota sekitar 400 orang. Ini nama-nama yang sudah terdata sebelumnya dan sudah diajukan ke Dinkes. Namun banyak yang daftar sekarang ini," ujar Kepala Pasar Wonokromo Ketut Suko.

Karena kuota dosis tidak memenuhi,  nama-nama yang mendaftarkan diri kembali akan didata. Selanjutnya data itu akan diajukan kembali ke Dinkes. "Kalau pelaksanaan vaksinasi kapan? Kami mengikuti jadwal dari puskesmas (Dinkes)," katanya.

Hal yang sama terjadi di Pasar Tambahrejo. Pada hari kuota vaksinasi dosis 1 adalah 241 pedagang. Namun banyak yang mendatangi lokasi vaksinasi dan mendaftarkan diri. 

"Mereka yang tidak tervaksin hari ini tetap kita data. Nantinya kami ajukan ke Dinkes dan diusulkan," ujar Kepala Pasar Tambahrejo Jadwiga Junartin.

Sementara itu, di Pasar Kapasan jumlah peserta vaksinasi mencapai 1.100 orang. "Mereka adalah pedagang yang sebelumnya juga masuk daftar tunggu," ujar Kepala Pasar Kapasan Else Tatipata.sb3/na

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…