Peraih Mendali Emas yang Pindah Kewarganegaraan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tony Gunawan, mantan atlet bulu tangkis Indonesia. SP/ Reuters
Tony Gunawan, mantan atlet bulu tangkis Indonesia. SP/ Reuters

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Legenda bulu tangkis Indonesia, Tony Gunawan sudah membawa harum nama Indonesia di beragam turnamen internasional salah satu yang paling dikenang adalah kesuksesannya menyabet medali emas di Olimpiade Sydney 2000 pada sektor ganda putra bersama Candra Wijaya.

Sosok Tony Gunawan kemudian kembali mendapat sorotan lebih dari publik usai memutuskan hijrah ke Amerika Serikat (AS) pada 2002. Di sana, dia menjadi pemain sekaligus pelatih di Orange County Badminton Club karena tidak ada Tim Nasional (Timnas) Bulu Tangkis Amerika Serikat.

Tony Gunawan pun tampil di berbagai kompetisi bergengsi, salah satunya Kejuaraan Dunia 2005. Duetnya bersama Howard Bach bahkan berbuah gelar juara usai mengalahkan pasangan Indonesia, Candra Wijaya/Sigit Budiarto, di partai puncak.

Pada 2011, Tony Gunawan kemudian berpindah kewarganegaraan. Dia menjadi warga negara AS. Tony kini menjadi pelatih kepala di Global Badminton Academy GBA di Amerika Serikat. Akademi bulu tangkis ini milik Tony sendiri. Sebuah pekerjaan yang ditekuninya sejak awal kepindahan ke Negeri Paman Sam pada 2001.

Saat ini Tony berfokus untuk membesarkan Akademi Bulu Tangkis miliknya untuk memberikan wadah bagi pemain AS berlatih bulu tangkis. Dia berharap bisa melahirkan pebulu tangkis hebat dari AS.

Meski kini sudah berpindah kewarganegaraan, Tony Gunawan mengatakan tidak pernah mengkhianati Indonesia. Dia mengganti kewarganegaraannya karena urusan anak, pajak, dan lain-lain. Tony pun masih mencintai Indonesia. Dia bahkan selalu rindu dengan tanah kelahirannya itu.

Lewat duetnya dengan Candra Wijaya, Tony Gunawan pernah menduduki peringkat satu dunia. Selain medali emas Olimpiade Sydney 2000, Tony/Candra juga menjuarai Jepang Open 2007, Indonesia Open 2006, Korea Open 2006, dan masih banyak lagi lainnya.

Selain bersama Candra Wijaya, Tony Gunawan juga pernah berpasangan dengan Halim Haryanto. Duet ini membuahkan gelar juara di turnamen Brunei Open 1998, Malaysia Open 1998, Singapore Open 2001, All England 2001, Kejuaraan Dunia 2001, dan masih banyak lagi lainnya. Dsy16

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…