Korban Tenggelam Sungai Brantas Ditemukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Allhamdulillah, ucapan ini diungkapkan Kapolsek Srengat AKBP Durochman, setelah Satuan Polisi Polres Blitar Kota dan Basarnas menemukan remaja yang tenggelam saat mandi di aliran Sungai Brantas di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Kamis 26/8) sore.

Saat ditemukan jasad korban berusia 13 tahun itu sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Menurut Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Blitar Kota Iptu Achmad Rochan SH ketika dampingi Kapolsek Srengat menjelaskan, sebelumnya seluruh tim berupaya mencari korban di sekitar aliran sungai sejak Kamis (26/8.) siang sampai petang, namun belum ditemukan karena cuaca gelap jelang malam hari akhirnya di lanjut pada Jumat pagi (27/8.) sampai sore hari.

"Jadi korban sudah ditemukan tadi sekitar pukul 17.00 dalam kondisi sudah meninggal dunia. Keluarga juga ikut menyaksikan saat pencarian sampai jenazah ditemukan," kata Iptu Achmad Rochani di TKP.

Saat korban ditemukan tidak jauh dari lokasi dimana saat dilaporkan tenggelamnya korban, yakni sekitar aliran Sungai Brantas.

Korban yang bernama Reyner Dwi Andika yang sehari hari di panggil Dika (13) adalah warga Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar ini, ketika ditemukan, di bagian hidung korban keluar darah, dengan cermat team memeriksa kondisi korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

" Ciri-ciri pada tubuh korban saat ditemukan, untuk tanda penganiayaan tidak ada, setelah team memeriksa kondisi korban, untuk ciri lainnya pada korban, keluar darah dari hidung, keluarga korban juga menyaksikan," terang Iptu Rochan.

Atas kejadian ini pihak keluarga korban ikhlas dan bisa menerima dengan musibah tersebut. Dan jenazah korban saat ditemukan hanya pakai cd warna coklat itu langsung dibawa ke rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan lebih dalam.

Setelahnya diserahkan kepada pihak , keluarga untuk di memakamkan Seperti diberitakan sebelumnya, tiga remaja dilaporkan hanyut di Sungai Brantas saat mereka mandi di tepian Sungai di Desa Karanggayam, Kabupaten Blitar yang tidak jauh dari rumah ketiga bocah yang masih duduk di bangku SMP ini pada Kamis (26/8) sore.

Ketiga bocah itu, Septian Abidin (Tian 13), Adit (13), dan Reyner Dwi Andika ( Dika 13 korban tewas). Saat itu ketiganya mandi di sebelah perahu tambang dan terbawa arus sungai.

Ketika kejadian itu salah satu operator perahu tambang yang bernama Rio (22) mengetahui kejadian itu langsung berusaha menolong mereka. Dua dari tiga bocah itu berhasil diselamatkan Rio, sedangkan satu korban (Adit) terbawa arus deras sungai.

Menurut ketua Tim Basarnas Trenggalek Yony Fariza, menyebutkan tubuh korban ditemukan tidak jauh dari lokasi, walau air sungai surut, petugas tetap berupaya keras mencari korban.

"Sejak kemarin sore (Jumat 26/8) kita terus menyisir sungai, memang ada sedikit kendala, sebab air sungai surut, sehingga perahu karet tidak bisa bermanuver normal." Ujar Yony Fariza.

Sejak dalam proses pencarian korban warga masyarakat desa Karanggayam sejak kemarin (Jumat) juga ikut berpartisipasi melakukan pencarian di darat sepanjang sisi sungai Brantas. Les

Berita Terbaru

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional serta memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan strategis, Komisaris PT PLN (…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menindaklanjuti keberangkatan jemaah haji di Indonesia, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan mencatat…