Vaksin Moderna Terkontaminasi, Dua Warga Jepang Meninggal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Batch vaksin moderna yang berasal dari Spanyol telah disetop sementara di Jepang. SP/ AP
Batch vaksin moderna yang berasal dari Spanyol telah disetop sementara di Jepang. SP/ AP

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Kesehatan Jepang melaporkan sebanyak dua orang warganya tewas setelah menerima suntikan vaksin virus Corona (Covid-19) buatan Moderna yang ditangguhkan karena dugaan terkontaminasi.

Dua warga Jepang tersebut terdiri dari dua pria berusia 30-an tahun yang meninggal dunia beberapa hari setelah menerima suntikan dosis kedua vaksin Moderna. Kedua pria itu diketahui menerima suntikan setidaknya satu dosis vaksin Moderna dari tiga manufaktur yang ditangguhkan otoritas Jepang mulai Kamis (26/8/2021) waktu setempat.

Baik pemerintah Jepang maupun pihak Moderna menyatakan tidak ada masalah keamanan maupun efikasi yang teridentifikasi dan penangguhan penggunaan itu hanyalah tindakan pencegahan.

Sebelumnya, Jepang menangguhkan pemakaian 1,63 juta dosis vaksin Moderna, sepekan setelah distributor lokal Takeda Pharmaceutical Co menerima laporan kontaminasi pada beberapa vial. Lot yang ditangguhkan telah dikirim ke 863 sentra vaksinasi di seluruh Jepang.

Penangguhan itu dilakukan lebih dari sepekan setelah produsen obat-obatan setempat, Takeda, yang juga bertanggung jawab atas penjualan dan distribusi vaksin Moderna di Jepang menerima laporan soal kontaminasi beberapa botol vaksin yang belum dibuka.

Dan mengenai penyebab kematian kedua pria ini masih dalam penyelidikan. "Pada saat ini, kami tidak punya bukti apapun bahwa kematian disebabkan oleh vaksin Covid-19," tulis Takeda dan Moderna dalam pernyataannya.

Fumie Sakamoto, manajer pengendalian infeksi di Rumah Sakit Internasional St. Luke di Tokyo, mengingatkan untuk tidak terlalu cepat menarik kesimpulan.

"Mungkin hanya ada hubungan sementara antara vaksinasi dan kematian. Ada begitu banyak hal yang masih belum kami ketahui untuk membuat kesimpulan tentang dua kasus ini," ungkap Sakamoto, Minggu (29/8/2021).

Sementara itu kontaminan yang ditemukan di sejumlah botol vaksin di Jepang diyakini sebagai partikel logam, menurut lembaga penyiaran publik NHK, mengutip sumber dari kementerian kesehatan.

Batch vaksin yang terkontaminasi diketahui berasal dari Spanyol, yang diproduksi oleh perusahaan Rovi. Pemerintah Jepang telah meminta nomor produksi dari batch yang diproduksi di sana.

Sedangkan, Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi memastikan Indonesia menggunakan lot produk yang berbeda.

"Ini beda lot-nya dari yang kita terima," tegas juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi. Dsy7

Berita Terbaru

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…