Pembagian KIS di Kediri Secara Door to Door

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu warga Kediri saat menerima KIS yang dibagikan secara door to door.
Salah satu warga Kediri saat menerima KIS yang dibagikan secara door to door.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) di kota Kediri dilakukan langsung secara door to door di 46 kelurahan di Kota Kediri. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Total sebanyak 12.271 KIS dibagikan secara door to door kepada masyarakat penerima manfaat. Di setiap kelurahan jumlah penerima KIS berbeda.

 Di Kecamatan Kota ada 2.920 penerima, Kecamatan Mojoroto 5.140 penerima dan Kecamatan Pesantren ada 4.211 penerima.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Triyono Kutut Purwanto menjelaskan, pembagian secara door to door untuk mengantisipasi adanya kerumunan dan peningkatkan angka penularan covid-19 di Kota Kediri.

"Sejak tahun lalu kita sudah menerapkan door to door saat membagikan KIS. Door to door ini dilakukan oleh pendamping dari masing-masing kelurahan," jelasnya.

Pembagian dengan sistem door to door merupakan salah satu langkah untuk memastikan ketepatan penerima KIS.

"Mulai dari usulan, pendataan dan realisasinya yang melakukan adalah pendamping. Jadi dengan pembagian secara door to door para pendamping bisa mengecek secara langsung," jelasnya.

Apabila ada kesalahan pencetakan pada kartu, atau perubahan data lainnya pendamping bisa langsung memberikan solusi kepada warga dan memberikan laporan kepada lurah setempat.

Sementara Lurah Kemasan, Suntoro mengucapkan, terima kasih kepada Pemerintah Kota Kediri karena telah memberikan KIS kepada warganya.

"Alhamdulillah pembagian KIS berjalan lancar. Memang disaat seperti ini KIS sangat bermanfaat untuk masyarakat agar dapat memastikan kesehatan, terlebih di masa pandemi," ujarnya.

Suntoro juga menyampaikan harapannya agar data yang masuk pada pendataan terbaru cepat terialisasikan.

"KIS ini sangat dibutuhkan warga kami, karena kesehatan adalah kunci utama untuk bermasyarakat. Masyarakat juga sangat berharap KIS yang mereka usulkan segera terealisasi. Semoga data terbaru segera terealisasi dan semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari KIS," pungkasnya. 

 

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…