Eka Hartono Ingatkan Pemkot Madiun, Jangan Abaikan Penghuni Kios  ‎

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kawasan Kuliner Bogowonto yang akan ditata ulang dengan konsep nuansa historis oleh Pemkot Madiun.
Kawasan Kuliner Bogowonto yang akan ditata ulang dengan konsep nuansa historis oleh Pemkot Madiun.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun- Rencana pengembangan kawasan kuliner Bogowonto dengan nuansa Historis yang diinisiasi Pemkot Madiun mendapat sorotan dari eks penyewa  toko dan kios di area tersebut. Salah seorang di antaranya adalah Eka Hartono, Ia menilai penataan wilayah tersebut harus melibatkan para penghuni kios yang selama ini di kawasan tersebut.

‎"Sebaiknya pemerintah kota Madiun perlu melibatkan para pemangku kepentingan di kawasan tersebut dalam menata kawasan Bogowonto," Kata Hartono saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (15/3/2026).

‎Eka bersama sejumlah penyewa lainnya yang puluhan tahun membuka usaha di kawasan Bogowonto sudah merasakan dampak perubahan kawasan itu menjadi area kuliner pada tahun 2022 lalu.  Penempatan gerbong kereta api sebagai ikon justru mematikan usaha mereka. Hingga berakhir penyegelan karena tidak mampu lagi membayar sewa. 

‎ia menegaskan para penghuni kios yang sejak awal ada di kawasan Bogowonto memiliki pengalaman serta pemahaman terhadap dinamika aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Karena itu, mereka perlu dilibatkan dan didengar.

‎"Para penghuni kios yang sejak awal perlu didengar dan dilibatkan, agar nilai historisnya bisa berkelanjutan dan terpadu," tegasnya.

‎Selain itu, Hartono juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat, khususnya para penghuni kios dalam setiap tahapan pembangunan  yang dilakukan Pemerintah Kota Madiun.

‎"Masyarakat perlu diajak ikut berpartisipasi dalam setiap pembangunan agar semua bisa ikut merasakan manfaatnya," tambahnya 

‎Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyebut akan melakukan penataan ulang kawasan kuliner Bogowonto dengan konsep historis.

‎“Pokoknya ada perubahan. Kalau sebuah kawasan itu bercerita, pasti ada cerita sejarahnya,” kata Bagus yang dikutip dari laman resmi Pemkot Madiun pada Sabtu (14/3/2026).

‎Dalam unggahan di website tersebut juga diungkapkan bahwa perubahan kajian itu sudah dirapatkan antara Plt Wali Kota bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Balai Kota, pada Kamis 12 Maret 2026 lalu. Dengan konsep baru, Plt Wali Kota berharap kawasan Bogowonto mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

‎“Bogowonto sudah dikaji oleh teman-teman dari Bappeda. Tapi kita tetap melihat langsung di lapangan, apakah desain yang sudah disusun itu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada,” ujarnya.

‎Ia berharap penataan kawasan kuliner Bogowonto nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan dan perputaran ekonomi masyarakat di Kota Madiun

‎“Bogowonto ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk pertumbuhan dan perputaran ekonomi di salah satu kawasan Kota Madiun,” pungkasnya.mdn

Berita Terbaru

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pekerjanya.…

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mendukung pengembangan usaha sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menyediakan bantuan…

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana  ‎

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana ‎

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, MADIUN — Ketua Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) Aris Budiono, menegaskan dugaan penahanan ijazah eks karyawan CV sukses jaya abadi tidak dap…