'Si Mapan' Sukses Urai Antrian Panjang RSUD Kota Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Mojokerto. Salah satunya yaitu “SI MAPAN”.SP/Dwy AS
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Mojokerto. Salah satunya yaitu “SI MAPAN”.SP/Dwy AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Mojokerto. Salah satunya yaitu “SI MAPAN” (Solusi Medis Lengkap Dalam Genggaman).

Inovasi ini merupakan bagian dari pengembangan aplikasi sebelumnya yakni REVANOL (Registrasi Via Android Online), yang mana tujuan utamanya adalah memberi pelayanan yang akurat dan memberikan akses layanan yang cepat, mudah, nyaman dan berkualitas bagi masyarakat luas yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Dari Inovasi ini pasien tidak terlalu lama menunggu di Rumah Sakit, bisa segera mengetahui hasil Pemeriksaan Penunjang, mengetahui Jadwal Kontrol, mengetahui Riwayat Penyakit dan Obat pasien, mengetahui ketersediaan Tempat Tidur di Rumah Sakit,” ucap Direktur RSUD DWahidin Sudirohusodo, Triastutik Sri Prastini.

Lebih lanjut ia menuturkan, aplikasi “SI MAPAN” ini pasien dapat mendaftar secara online di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, yang mana aplikasi ini juga dilengkapi dengan beberapa fitur tambahan yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan dengan cepat dan mengurangi antrean di instalasi rawat jalan, serta memudahkan pasien untuk dapat memperoleh informasi penting tentang kondisi Pasien.

Sebelumnya, Metode pendaftaran pasien rawat jalan dilakukan secara manual dengan 6 (enam) petugas di loket pendaftaran. Sehingga waktu pendaftaran yang dibutuhkan relatif lebih lama, yakni mencapai sekitar 4 menit per orang yang mengakibatkan terjadi penumpukan pasien.

Sehingga dibutuhkan inovasi percepatan layanan antrean dan pendaftaran pasien untuk mengurangi kerumunan. Selain pendaftaran secara online pasien juga bisa memperoleh informasi dari fitur-fitur lain di aplikasi “SI MAPAN”.

“Selama ini Kunjungan pasien yang berobat ke poli rawat jalan rata-rata 300-400 pasien per hari. Dengan waktu pendaftaran rata-rata 4 menit per orang maka setiap jamnya ada 15 pasien yang bisa dilayani di loket pendaftaran,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dalam masa pandemi ini pasien yang menunggu lama berpotensi menimbulkan kerumunan, selain menimbulkan rasa ketidak puasan juga dapat berdampak buruk kepada kondisi kesehatannya .

Direktur perempuan itu juga mengatakan, “SI MAPAN” secara otomatis akan memangkas waktu antrean. Sebelumnya dengan petugas 6 orang, pendaftaran pasien membutuhkan waktu hingga 5 jam.

“Setelah ada “SI MAPAN”, jumlah petugas pendaftaran bisa dikurangi karena pasien bisa mendaftar via online, Pasien juga bisa segera mengetahui hasil Pemeriksaan Penunjang, Mengetahui Jadwal Kontrol, Mengetahui Riwayat Penyakit dan Obat pasien, Mengetahui ketersediaan Tempat Tidur di Rumah Sakit dan terdapat fitur untuk layanan registrasi antar obat (SOBAT WAHIDIN) serta fitur untuk pendidikan kesehatan masyarakat,” terangnya.

Keunggulan inovasi “SI MAPAN”ini adalah ketika alat Lab mengeluarkan hasil melalui sistem LIS, akan langsung masuk ke aplikasi, dan juga hasil rontgen ketika sudah dibaca dokter di sistem PACS, akan langsung masuk aplikasi.

“Ide kreatif dan inovatif sangat diperlukan agar masyarakat semakin mudah memperoleh akses pelayanan publik, pertama-tama Download aplikasi lalu masukkan No rekam medis, Permintaan aktifasi ke admin melalui No. WA 081336580009” pungkasnya. dwy

Tag :

Berita Terbaru

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah penduduk Surabaya dalam pembaruan terbaru berada di kisaran 3 juta jiwa. Guna memastikan kestabilan data tersebut sebagai…

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat tren positif berkat inovasi ‘Besti Pren’, angka prevalensi stunting di Kab…

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki puncak musim kemarau berlangsung kering dan berdebu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…