Petugas Lapas Klas IIB Blitar bersama Warga Binaan Ramai Ramai Padamkan Api

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat menunjukkan cara memadamkan api dalam simulasi mnegantisipasi kebakaran di lapas Blitar. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat menunjukkan cara memadamkan api dalam simulasi mnegantisipasi kebakaran di lapas Blitar. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Petugas Lapas Blitar Selasa (14/9) pagi sekitar pukul 09.00 dengan cekatan memadamkan api yang membakar di depan Aula Lapas, yang dibantu para warga binaan (napi). Dengan cepat api yang sudah membesar itu dapat dipadamkan yang dibantu dari Satuan Damkar Pemkot Blitar.

Hal itu merupakan bagian simulasi Lapas Klas II B Blitar yang bertujuan untuk mengantisipasi bila terjadi kebakaran.

Seperti yang di sampaikan Tatang Suherman selaku Plt Kalapas Blitar. Menurutnya, simulasi ini dalam rangka memberikan bekal kepada seluruh petugas juga seluruh aparatur lapas, dengan harapan agar apabila terjadi kebakaran secara dini bisa diantisipasi untuk pemadaman.

"Hal Ini sangat penting jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan apabila terjadi kebakaran, kita juga menggandeng pihak Damkar, semata mata sebagai antisipasi saja, mudah-mudahan di Lapas Blitar tidak terjadi," kata Tatang Suherman.

Dalam simulasi (pelatihan)  diawali dengan membakar kertas dan beberapa bahan yang mudah terbakar yang dimasukkan ke dalam beberapa drum. Selanjutnya drum drum yang sudah basahi dengan minyak bakar disulut dengan api, spontan bahan bakar itu menimbulkan api, dan selanjutnya petugas Lapas yang siaga dengan cepat memperagakan pemadaman api dengan menggunakan alat alat yang sudah dipersiapkan termasuk semprot pemadam yang dipersiapkan, termasuk cara cara penyemprotan air terhadap sasaran titik api. 

"Kami sangat apresiasi terhadap petugas yang dibantu oleh beberapa Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan cermat mengikuti petunjuk dari Sat Damkar, sehingga pelatihan ini kedepannya bisa cepat mengambil tindakan sebelum terjadi kebakaran meluas," tandas Tatang.

Tatang juga menegaskan bahwa keselamatan para warga binaan atau napi menjadi bagian ùtama dan tanggung jawab pihak lapas, selain kasus kebakaran juga memperhatikan kesehatan Warga Binaan, termasuk fasilitas fasilitas yang ada.

"Kejadian di Lapas Tangerang merupakan introspeksi bagi kami, semoga tidak tèrjadi di Lapas Blitar, guna antisipasi terjadinya kebakaran, kami  sudah melengkapi sarana dan prasarana, seperti alat pemadam ringan atau APAR yang ditempatkan di beberapa sudut ruangan yang mudah dijangkau, ada sekitar 11 unit," papar Tatang.

“Selain APAR, petugas juga rajin mengecek kondisi Lapas  atau ruangan para warga binaan. Harapannya tidak ada yang menyimpan barang-barang yang dilarang untuk disimpan. Selain itu juga rajin mengecek kabel listrik guna menghindari terjadinya korsleting listrik," kata Tatang lagi.

Menurutnya pelatihan penanggulangan ini sudah menjadi agenda pihak Lapas Klas IIB Blitar, juga menambahkan saat ini Lapas Klas II B Blitar dihuni warga binaan sebanyak 574 orang.

"Memang  jumlah itu melebihi kapasitas ideal. Kapasitas ideal Lapas seharusnya 132 warga binaan. Karena melebihi, pihaknya pun semakin meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan. Di satu sisi jumlah petugas pengawas hanya 68 dan upaya ekstra pengawasan," pungkas Tatang. Les

 

 

Berita Terbaru

Gedung Baru 8 Lantai RSI Siti Aisyah Diprotes Warga, DPRD Akan Panggil Manajemen 

Gedung Baru 8 Lantai RSI Siti Aisyah Diprotes Warga, DPRD Akan Panggil Manajemen 

Senin, 23 Feb 2026 12:28 WIB

Senin, 23 Feb 2026 12:28 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Madiun- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun bakal memanggil manajemen RSI Siti Aisyah, dalam waktu dekat. Pemanggilan ini men…

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…