Proyeksi APBD-P Surabaya 2021 Capai Rp 8,9 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. SP/IST
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. SP/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas anggaran sementara (KUA PPAS) untuk P-APBD 2021 Surabaya sudah telah selesai. 

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan berdasarkan KUA PPAS yang sudah dibahas, kekuatan APBD perubahan masih cukup solid.” Ada penurunan sekitar Rp 900 miliar. Jadi, proyeksi kekuatan APBD perubahan masih di angka Rp 8,9 triliun," ujarnya.

APBD Kota Surabaya 2021 sebesar Rp 9,8 triliun telah disahkan dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Surabaya pada 28 November 2020.

Pemkot Surabaya telah mengirimkan dokumen P-APBD 2021 ke DPRD Surabaya pada Senin (13/9/2021).  Rencana pembahasan P-APBD oleh DPRD Surabaya dimulai pada Rabu (15/9/2021).

Adi mengatakan di saat situasi sulit di tengah pandemi, Pemkot Surabaya mampu mempertahankan kekuatan anggaran dengan cukup baik. Anggaran sebesar Rp 8,9 triliun dalam P-APBD 2021 merupakan angka yang cukup besar. 

"Kami berharap alokasinya pun tepat sasaran," ujarnya.

Adi menambahkan DPRD memberi perhatian terhadap penanganan pandemi COVID-19. Saat ini, Surabaya memang sudah masuk level 2 berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan.

Namun, Adi meminta Pemkot Surabaya tidak terlena dengan kondisi tersebut sebab COVID-19 bisa melonjak kapan saja.

Untuk itu, protokol kesehatan tetap harus ditegakkan. Selain itu, kata dia, upaya preventif dan promotif tetap perlu digencarkan. "Artinya apa, alokasi anggaran nantinya tidak boleh mengurangi porsi untuk penanganan pandemi COVID-19," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu.

Adapun yang tidak kalah penting adalah perhatian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terdampak pandemi. Mereka harus benar-benar mendapat bantuan sebab pemkot sudah mengalokasikan anggaran untuk jaring pengaman sosial (JPS) yang nilainya sekitar Rp3,8 miliar.

"Termasuk BLT (bantuan langsun tunai) sebesar Rp200 ribu per KK. Itu juga harus benar-benar disalurkan ke masyarakat," katanya.

Selain penanganan pandemi COVID-19, Adi juga meminta program pemulihan ekonomi juga dijalankan secara bertahap. Sektor yang perlu diperkuat adalah usaha mikro kecil menengah (UMKM). Bantuan yang disalurkan harus tepat sasaran.sb1/na

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…