Arus Kepulangan PMI Asal Jatim Terus Berlanjut Hingga Akhir 2021

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para PMI dari Singapura sedang antri untuk dilakukan Swab sebelum karantina.  SP/ Henry/KOMINFO JATIM
Para PMI dari Singapura sedang antri untuk dilakukan Swab sebelum karantina.  SP/ Henry/KOMINFO JATIM

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Himawan Estu Bagijo mengatakan arus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Jawa Timur akan terus berdatangan hingga akhir tahun 2021.

"Kalau dari Januari sampai September 2021 sudah 35 ribu yang dicatat Disnaker, kalau di satgas itu 32.000 dan ini terus sampai sekarang," ujar Himawan Estu Bagijo, Rabu, (15/9/2021.

Menurut Himawan, kepulangan PMI ini karena banyaknya perusahaan yang merumahkan pegawainya. Bahkan banyak juga PMI yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). 

Himawan mengatakan, harusnya permasalahan ini pun juga bisa ditangani Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kota, karena jika nantinya kesempatan pekerja migran kembali dibuka, maka pekerja migran akan kembali bekerja.

 "Inilah yang harus kita kolaborasi bareng, gak bisa jadi bebannya Dinas Provinsi, ini yang harus kemudian ditangkap oleh kepala daerah dan Disnaker Kabupaten Kota,  dimana kantong-kantong PMI, saya sebut  kabupaten Malang Kabupaten Ponorogo kabupaten Blitar kemudian Madura," jelasnya.

Meski banyak pekerja migran yang kembali ke Indonesia, di sisi lain banyak juga perusahaan yang membuka lowongan kerja.

"Pekerja migran ke Hongkong ini butuh banyak, mereka butuh 30.000 lebih sampai akhir Desember," tutur Himawan.

Dari banyaknya jumlah lowongan kerja ini, pihaknya pun akan memilih para pekerja migran yang sudah berpengalaman berangkat dan kontraknya sudah habis, merka akan dilakukan rekonstruksi. Ada sekitar 16.000 yang kembali bisa berangkat untuk memenuhi tenaga kerja tersebut.

"Kita harus siapkan vaksin yang cukup, tapi vaksin ini ada persoalan lagi, karena standart standart dokumentasinya itu harus sesuai dengan WHO nah ini yang kita koordinasikan dengan kesehatan Pelabuhan supaya mereka cocok," jelasnya.

Selain Hongkong, Pekerja Migran juga dibutuhkan di Jepang, yakni sekitar 300.000 pekerja. Namun, Pekerja Migran di Jepang yang dibutuhkan adalah yang memiliki hard skill dan softskill.

"Kita punya namanya SSW (Spesifik Skill Worder) program itu. Nah ini butuh dukungan anggaran juga untuk pelatihannya, makanya kita berharap bahwa melalui SSW masih ada support lah anggaran PAK," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Jatim itu.sb3/na

 

Berita Terbaru

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri (PUSAKA Desa Mandiri) resmi menggelar kegiatan deklarasi di Gedung Ki Hajar…

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, berada di Blok 1B sisi selatan TPA Benowo, Kelurahan…

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Fakta persidangan dugaan korupsi dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dinilai membuka peluang munculnya tersangka baru. …

Bupati Targetkan BPBD Kabupaten Madiun Pertahankan Gelar Juara Jatim

Bupati Targetkan BPBD Kabupaten Madiun Pertahankan Gelar Juara Jatim

Senin, 20 Jul 2026 14:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Bupati Madiun menargetkan BPBD Kabupaten Madiun tidak hanya siap menghadapi ancaman bencana, tetapi juga mampu mempertahankan gelar…

Ajukan Anggaran Rp135 Miliar, Pemkab Malang Prioritaskan Perbaikan Tiga Ruas Jalan

Ajukan Anggaran Rp135 Miliar, Pemkab Malang Prioritaskan Perbaikan Tiga Ruas Jalan

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna peningkatan tiga ruas jalan strategis yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan…

Was-was, Kebakaran Lahan di Magetan Meningkat Tajam saat Musim Kemarau

Was-was, Kebakaran Lahan di Magetan Meningkat Tajam saat Musim Kemarau

Senin, 20 Jul 2026 14:48 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas Pemadam Kebakaran Magetan mencatat sebanyak 49 kasus kebakaran, atau hampir menyamai total kejadian sepanjang tahun 2025 yang…