Wali Kota Ning Ita Bagikan Ribuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyerahkan secara simbolis kain seragam sekolah di Pendopo Rumah Rakyat. SP/Dwy Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyerahkan secara simbolis kain seragam sekolah di Pendopo Rumah Rakyat. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menyerahkan baju seragam serta perlengkapan sekolah gratis untuk siswa baru SD dan SMP Negeri serta Swasta se-Kota Mojokerto.

Pembagian itu dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasati kepada beberapa orang perwakilan siswa yang sudah ditunjuk sebelumnya,  di Pendopo Rumah Rakyat, Jumat (17/9) siang.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan penyerahan kain seragam dan perlengkapan sekolah ini adalah bagian dari upaya Pemkot Mojokerto untuk mendukung program wajib belajar (wajar) 9 tahun.

"Ini adalah program bidang pendidikan yang wajib kita laksanakan karena sudah berlaku secara nasional," ujarnya.

Namun demikian, ia menyebut, capaian pendidikan di Kota Mojokerto tak boleh terpaku pada Wajar 9 tahun ini saja. Karena ada target lain yang harus diperjuangkan secara bersama-sama yakni menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Mojokerto.

"Indikatornya adalah rata-rata lama sekolah dan angka harapan sekolah, itu yang harus kita tingkatkan. Jika hari ini IPM kita di angka 7,7, maka kedepan angka ini akan kita genjot," tukasnya.

 

Ning Ita berharap, sumber daya manusia (SDM) Kota Mojokerto tidak hanya dicapai dengan standar Wajar 9 Tahun. Dan tidak hanya pendidikan setingkat SMA saja, serta tidak hanya dicapai dengan nolnya angka buta huruf.

"Saya ingin SDM Kota Mojokerto banyak yang lulusan perguruan tinggi. Karena semakin banyak lulusan sarjana maka mengindikasikan semakin tingginya kualitas SDM Kota Mojokerto," ucapnya.

Dan untuk mencapai itu, lanjut Ning ita, butuh upaya bersama-sama, tak hanya Pemkot Mojokerto, tapi juga stakeholder dari pihak swasta juga. Karena urusan pendidikan tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah tapi juga semua pihak sesuai standar yang dibebankan kepada masing-masing 

"CSR perusahaan misalnya, kita upayakan agar disalurkan untuk kegiatan peningkatan kapasitas SDM. Dan Alhamdulillah, Kota Mojokerto punya forum CSR dan Baznas yang telah bersinergi dengan kita untuk membackup program peningkatan SDM yang belum di cover oleh APBD maupun APBN," cetusnya.

Ia mencontohkan, siswa SMA dari keluarga tak mampu akan diberi bantuan biaya pendidikan. Dan mahasiswa berprestasi akan diberi beasiswa. Ia juga telah menjalin kerjasama tiga pilar dengan Baznas dan Universitas Mayjend Sungkono Mojokerto terkait program satu rumah satu sarjana.

"Kewajiban Pemkot tidak hanya memberi pendidikan gratis hingga enjang SMP, namun kita upayakan  kerjasama dengan berbagai pihak serta mengalokasikan anggaran di dinas lain selain Dinas Pendidikan untuk peningkatan kapasitas SDM," tukasnya.

Ia bertekad, mencetak SDM berkualitas dari Kota Mojokerto. Ini dalam rangka mensukseskan program nasional generasi emas tahun 2045. "Jika Kota Mojokerto bisa menyumbangkan banyak SDM berkualitas dalam generasi emas tersebut, itu akan menjadi jariyah yang tidak ternilai harganya," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan Kota Mojokerto menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang sudah membagikan kain seragam gratis. Karena di daerah lain banyak yang gagal dan belum terlaksana.

"Alhamdulillah kita menjadi yang pertama lagi di Jawa Timur, jika kemarin kita menjadi yang pertama menggelar PTM dan bahkan jadi proyek percontohan daerah lain, kini kita juga yang pertama membagikan seragam gratis ini," ujarnya bangga.

Amin mengatakan, program prioritas pendidikan yang dapat diberikan oleh Pemkot Mojokerto antara lain, Biaya Pendidikan gratis untuk sekolah negeri dan seragam sekolah gratis, sepatu, buku dan alat tulis serta angkutan sekolah gratis bagi siswa SD hingga SMP Negeri serta Swasta se Kota Mojokerto.

"Rinciannya, siswa SD atau MI sebanyak 2566 dan siswa SMP atau MTS sebanyak 2.714," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…