Peluang Bisnis Pandemi, Pelajar SMPN 8 Kota Mojokerto Ciptakan Minuman Sehat Lidah Buaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Siswa-siswi SMPN 8 Kota Mojokerto saat memproduksi minuman krimer loeveravdi ruang tata boga sekolah. SP/Dwy Agus Susanti
Siswa-siswi SMPN 8 Kota Mojokerto saat memproduksi minuman krimer loeveravdi ruang tata boga sekolah. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Siswa SMPN 8 Kota Mojokerto diajak untuk pintar dalam membaca situasi dan peluang bisnis saat pandemi COVID-19. Termasuk, diajarkan cara berwirausaha guna menyiasati kesulitan mencari pekerjaan sewaktu lulus sekolah.

Melalui minuman "Loevera" yang terbuat dari bahan dasar aloevera atau lidah buaya, staf pengajar di SMPN 8 mengajak anak didiknya untuk berwirausaha, dengan tetap tidak melupakan pendidikan sebagai acuan.

Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Mojokerto, Dwi Puspa Heriningsih mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa kewirausahaan agar memiliki bekal pengetahuan di bidang usaha dan berjualan.

"Kita punya program Si Perwira yakni Siswa Pelopor Wirausaha. Program ini mengintegrasikan seluruh mata pelajaran di sekolah yang mengarah kepada kewirausahaan. Misalnya, Matematika mengajari soal cara menghitungnya, IPS mengajari soal marketingnya, IPA mengajari terkait kandungan alami manfaatnya dan masih banyak lagi," ujarnya, Rabu (22/9) siang.

Ia menyebut, untuk SMPN 8 Kota Mojokerto, memanfaatkan tanaman aloevera untuk di kreasikan dalam program ini. Diantaranya, dibuat menjadi minuman krimer aloevera dan puding aloevera beraneka macam rasa. Yakni Loevera Melon, Loevera Coconut, Loevera Pumpkin dan Loevera Jagung.

"Kenapa kita memilih aloevara, karena kita berhasil membudidayakan tanaman ini di sekolah. Dan tanaman ini juga memiliki kandungan zat gizi yang baik bagi tubuh," ujarnya.

Tak hanya itu, ia menyebut, minuman dan puding berbahan aloevera juga belum terlalu banyak ditemukan di pasaran. Sehingga ini menjadi peluang bisnis untuk dikembangkan.

"Kebanyakan orang tahunya aloevera hanya untuk menyehatkan rambut dan masker wajah, untuk minuman dan makanan belum terlalu banyak yang tahu. Nah ini kesempatan kita untuk mengenalkan ke masyarakat," tukasnya.

Selain mengajari cara memproduksi minuman dan puding ini, SMPN 8 Kota Mojokerto juga mengajari siswa-siswinya untuk memasarkan produknya melalui media sosial. Kedepan SMPN 8 juga akan mengurus izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) nya untuk lisensi berdagangnya.

"Sementara ini kita masih melayani by order saja, jadi kalau ada yang pesan lewat Facebook, Instagram dan Whatsup baru kita buatkan. Nanti setelah PIRT nya diurus, tidak menutup kemungkinan akan kita produksi dan pasarkan secara luas," tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan setiap sekolah SMPN di Kota Mojokerto punya program unggulan inovatif yang disesuaikan dengan potensi sekolah masing-masing. SMPN 8 salah satunya, yang punya program inovasi makanan minuman aloevera.

"Karena SMPN 8 Kota Mojokerto memiliki ruang dan alat tata boga yang memadai, makanya mereka mengembangkan inovasinya ke produk makanan dan minuman," jelasnya.

Dan SMPN 8 Kota Mojokerto ini, lanjut Amin, menjadi satu-satunya sekolah di Kota Mojokerto yang sudah berhasil menentukan brandingnya.

"Mereka sudah mampu menonjolkan potensinya sehingga bisa dikenal oleh masyarakat melalui produk berbahan aloevera ini," pungkasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…