1,7 Juta Penduduk Jatim Masuk Kategori Miskin Ekstrem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Provinsi Jatim menarget penduduk miskin ekstrem tersebut bisa dientas hingga 2024..SP/ANT/M Risyal Hidayat/wsj
Pemerintah Provinsi Jatim menarget penduduk miskin ekstrem tersebut bisa dientas hingga 2024..SP/ANT/M Risyal Hidayat/wsj

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Timur Mohamad Yasin mengataka, ada sebanyak 1.7 juta penduduk atau setara 4,4 persen dari total 39 juta penduduk di Jatim masuk dalam kategori miskin ekstrem. Pemerintah Provinsi Jatim menarget penduduk miskin ekstrem tersebut bisa dientas hingga 2024.

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ada 4,4 persen penduduk Jatim atau 1.746.990 penduduk yang masuk kategori miskin ekstrem. Targetnya, 2024 bisa dientas," jelasnya, kemarin.

Yasin melanjutkan nantinya ada lima kabupaten yang didaulat menjadi daerah proyek percontohan program percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.

"Lima kabupaten itu adalah Bojonegoro, Lamongan, Probolinggo, Bangkalan dan Sumenep," ujarnya,

Yasin mengatakan, program percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di lima daerah Jatim tersebut tepatnya akan digelar di lima kecamatan di masing-masing daerah setempat.

"Tahun ini masih lima daerah, tahun depan akan dikembangkan menjadi 25 daerah yang menggelar program percepatan," ucapnya.

Program percepatan dimaksud akan lebih fokus dan lebih diprioritaskan dengan keterpaduan semua pihak dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat dengan masing-masing programnya.

Yasin menjelaskan, pengertian miskin ekstrem adalah kondisi dimana seseorang memiliki penghasilan minimal Rp 358.232 per bulan (Berdasarkan garis kemiskinan ekstrem nasional 2021).

"Artinya jika ada keluarga berisi empat orang anggota keluarga, dan dalam sebulan penghasilan keluarga di bawah Rp 1.432.928, maka masuk kategori miskin ekstrem," ujarnya.sb2/na

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…