Sepulang Nonton Sepak Bola, Laki laki Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mendatangi TKP ditemukannya jasad Gatut Sutrisno yang tewas gantung diri. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat mendatangi TKP ditemukannya jasad Gatut Sutrisno yang tewas gantung diri. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga Kelurahan/Kecamatan Sananwetan Kota Blitar Rabu (29/9) pagi sekitar pukul 07.00 di kejutkan atas temuan tetangganya yang bernama Gatut Sutrisno (55). Korban  terlihat tewas menggantung di rumahnya di Jalan Ach Yani Gg 1 nomor 10 Kel Sananwetan di dalam kamarnya.

Atas kejadian tersebut, warga dan beberapa saksi melaporkan ke Polsek Sananwetan Kota Blitar, atas  laporan masarakat, Polsek Sananwetan langsung menuju TKP yang dipimpin Kapolsek Sananwetan Kompol Mujianta guna lakukan olah TKP bersama team Inafis dan Identifikasi Unit Reskrim Polres Blitar Kota. 

Pria yang masih mengenakan jaket hitam itu pun diturunkan dari jeratan kawat yang melilit pada lehernya setelah Polisi melakukan olah TKP yang didampingi dari Team Kesehatan Puskesmas Kec.Sananwetan.

Saat dikonfirmasi atas kejadian itu, Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Iptu Ahmad Rokhan SH atas  ijin Kapolres Blitar Kota AKBP dr Yudhi Hery Setyawan S.IK M.Si  menjelaskan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Edi Sutomo (49) selaku pemilik rumah yang disuruh menempati Gatut Sutrisno, ketika itu saksi Edi Sutomo menerangkan, bahwa  korban baru saja pulang menonton bola di rumah saksi, dan sekitar pukul 04.00 WIB dini hari Gatut meninggalkan rumah saksi.

Lebih rinci Iptu Rokhan menjelaskan, dua jam kemudian, ketika saksi hendak memberi makan ternak ayam di belakang rumahnya yang ditempati korban. Secara tiba-tiba, saksi melihat korban dalam posisi tergantung di dalam kamar. Atas peristiwa tersebut, langsung dilaporkan ke perangkat kelurahan dan Polsek Sananwetan. 

Iptu Rochan menambahkan, hasil pemeriksaan, pada tubuh korban tidak ditemukan luka akibat tanda-tanda kekerasan dan pihak keluarga menyatakan ikhlas atas meninggalnya korban sebagai musibah.

"Pihak keluarga korban (Gatut) merelakan atas musibah itu, dan pihak keluarga tidak menghendaki untuk di visum, atas persetujuan pihak pihak terkait termasuk keluarga korban diserahkan kepada pihak keluarga dengan disertai surat pernyataan dari pihak keluarga yang diketahui pihak Kelurahan Sananwetan," pungkas Iptu Rokhan kepada SURABAYA PAGI. Les

 

 

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…