Oknum Pegawai Dinkes Sampang Diduga Gelapkan Mobil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ibu Edy, korban penggelapan. SP/Gan
Ibu Edy, korban penggelapan. SP/Gan

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang- Oknum pegawai negeri sipil  dilingkungan dinas kesehatan kabupaten Sampang, SBH warga jalan Mutiara, Kabupaten Sampang, Madura Jawa timur diduga gelapkan mobil milik Ibu Edy warga Pamekasan.

Menurut, Ibu Edy selalu korban menceritakan pada bulan 10 tahun 2018 saya tdk ingat tanggalnya, karena sudah terlalu lama sampai saat ini sudah berapa tahun.

"SBH datang kerumah saya mau beli mobil soluna tahun 2001 warna putih seharga Rp 40 juta. Tapi tidak membawa uang, lalu SBH minta BPKB mobil tersebut, dan waktu itu dirumah hanya ada saya. Sedangkan suami tidak ada dirumah lagi bepergian ke Jawa," kata Ibu Edy melalui Bapak Budi, Rabu (29/9/2021).

Setelah kejadian tersebut, Ibu Edy langsung menelpon suaminya tanya apa benar SBH mau beli mobil soluna.

"Terus suami saya menjawab iya katanya , mau bayarnya ambil bank jadi BPKB mobil itu, mau di masukkan k bank dengan jangka waktu 4 bulan,"ujarnya.

Namun kata Ibu sampai lebih 4 bulan SBH tidak ada kabar, pihaknya menelepon tidak pernah diangkat dan tidak aktif.

"Selang kurang lebih 1 tahun berjalan SBH menghilang tiada kabar berita.Setelah itu saya mencari informasi keberadaan SBH mendapatkan titik terang, lalu saya datangi di tempat dinasnya di Puskesmas pembantu (Pustu) Pandan, kecamatan Omben, ternyata SBH Bertugas disana. Setiap didatangi tidak pernah ada di tempat bekerja," ungkap ibu Edy.

Akhirnya, Ibu Edy melaporkan kepada Kepala Puskesmas Jrangoan H Misnari, lalu menceritakan perihal kejadian yang dilaku SBH.

Sementara itu, Surabayapagi mencoba mendatangi ke Kepala Puskesmas Jrengoan H.Misnari terkait pelaku oknum SBH.

H. Misnari merespon positif dan langsung menelpon SBH. Namun, telepon milik SBH walaupun aktif tidak angkat.

"Saya coba menanyakan ke SBH , bilamana ketemu, terimakasih informasinya mas," kata H Misnari. gan

 

Berita Terbaru

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Polemik penganggaran swakelola di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun kembali mencuat. Setelah sorotan terhadap input swakelola…

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…