Pelajar di Surabaya Bakal di Tes Swab Rutin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Puskesmas mengambil sampel pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat tes swab. SP/SIND
Petugas Puskesmas mengambil sampel pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat tes swab. SP/SIND

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dalam upaya mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya bakal melakukan tes swab rutin untuk para pelajar di Kota Pahlawan. Tes usap (Swab ) rutin yang digelar sebagai dukungan dari asesmen yang telah dilakukan sebelum pembelajaran tatap muka (PTM) digelar.

Kadinkes Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, pelaksanaan tes swab tersebut menyasar para pelajar di tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kota Surabaya. "Untuk pelaksanaannya minimal dua pekan hingga satu bulan sekali,” kata Febria di Surabaya, Minggu  (17/10).

Febria menjelaskan, untuk pelaksanaan tes usap tersebut, pihaknya bakal mengerahkan seluruh layanan fasilitas kesehatan di tingkat Puskesmas yang berada di dalam satu kawasan dengan sekolah tersebut.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat proses skrining di lingkungan sekolah. “Untuk layanan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan (nakes) kami ambil dari Puskesmas yang terdekat dengan sekolah tersebut,” ujar Febria.

Adapun untuk jumlah siswa yang dites usap, kata Febria, maksimal hanya 25 persen siswa pada setiap sesi selama penerapan PPKM Level 3 berlangsung di Kota Surabaya. Harapannya, pelajar maupun tenaga pendidik bisa menekan penularan Covid-19 di lingkungan sekolah dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Baik siswa maupun tenaga pendidik harus terus menerapkan prokes. Mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan. Kemudian meja dan kursi antar siswa harus diperhatikan jaraknya,” kata Febria.

Febria juga meminta setiap sekolah di Kota Surabaya memasang QR code PeduliLindungi untuk para pelajar saat masuk di lingkungan sekolah. QR code PeduliLindungi dimaksudkan untuk memudahkan Dinkes melakukan tracing, apabila terdapat pelajar yang terpapar Covid-19. Itu juga dimaksudkan untuk mengedukasi terkait pentingnya menjalankan vaksinasi Covid-19.

“Supaya orang tua paham tentang pentingnya melakukan vaksinasi. Kalaupun ada yang tertular, kita bisa mencari atau melakukan tracing dari mana dia tertular. Misalnya, seperti kemarin ada yang positif Covid-19, ternyata terpaparnya bukan di sekolah tetapi di luar sekolah,” ujarnya.

Febria menjelaskan, capaian vaksinasi pelajar di Kota Surabaya per 15 Oktober 2021 untuk tingkat SD/MI dosis satu sudah mencapai 78,86 persen dan dosis dua mencapai 36,05 persen. Kemudian untuk capaian vaksin pelajar tingkat SMP/MTS dosis satu mencapai 77,13 persen, dan dosis dua mencapai 57,90 persen.

Ketua Dewan Pendidikan Surabaya Juli Poernomo Slamet meminta meminta Dinas Pendidikan Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terkait pembelajaran tatap muka. Evaluasi dimaksudkan sebagai langkah pencegahan timbulnya klaster PTM. ’’Ini penting sebagai langkah pencegahan. Mumpung masih awal,’’ ujarnya.

Selama pembelajaran tatap muka berjalan, lanjut Juli, banyak hal yang bisa dievaluasi. Mulai penerapan prokes, pola interaksi siswa, hingga efektivitas pelaksanaannya.

Evaluasi juga terkait kemungkinan ada tidaknya siswa dan warga sekolah yang terpapar Covid-19 di area sekolah. ’’Semua harus dievaluasi sebagai perbaikan pelaksanaan PTM pada masa pandemi ini,’’ ujarnya.

Ia juga meminta Pemkot Surabaya terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 untuk elemen sekolah, baik siswa, guru, dan sebagainya. Sehingga bisa dipetakan baik siswa maupun elemen sekolah lainnya yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 beserta alasannya.sb2/na

Tag :

Berita Terbaru

Lindungi Anak Sejak Dini, Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Imunisasi Lengkap

Lindungi Anak Sejak Dini, Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Imunisasi Lengkap

Minggu, 01 Mar 2026 16:02 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 16:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya keaktifan kader dan tokoh masyarakat dalam memastikan akurasi data bayi…

Korpri Kota Mojokerto Bagikan 1.000 Voucher Takjil untuk Masyarakat

Korpri Kota Mojokerto Bagikan 1.000 Voucher Takjil untuk Masyarakat

Minggu, 01 Mar 2026 16:01 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Mojokerto membagikan voucher takjil gratis kepada masyarakat.  Bermula dari Ka…

Pasar Takjil Ketidur, Penggerak Ekonomi UMKM Sekaligus Wadah Kreasi Seni Ramadhan

Pasar Takjil Ketidur, Penggerak Ekonomi UMKM Sekaligus Wadah Kreasi Seni Ramadhan

Minggu, 01 Mar 2026 15:58 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari resmi membuka Pasar Takjil Ramadhan 1447 Hijriah di halaman Pasar Ketidur, yang berlangsung m…

Buntut Pembacokan Saat  Patrol Sahur di Gresik, Rumah Terduga Pelaku di Lamongan Dibakar Massa

Buntut Pembacokan Saat Patrol Sahur di Gresik, Rumah Terduga Pelaku di Lamongan Dibakar Massa

Sabtu, 28 Feb 2026 22:49 WIB

Sabtu, 28 Feb 2026 22:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Peristiwa bentrokan saat patrol sahur di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik tak hanya menimbulkan korban luka,…

Kinerja Pengadaan Bulog Jatim Meningkat Signifikan, Serapan Februari 2026 Capai 200 Ribu Ton

Kinerja Pengadaan Bulog Jatim Meningkat Signifikan, Serapan Februari 2026 Capai 200 Ribu Ton

Sabtu, 28 Feb 2026 19:28 WIB

Sabtu, 28 Feb 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Perum Bulog Kanwil Jatim terus memaksimalkan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) dari petani walaupun belum memasuki puncak…

Jelang Buka Puasa,  PT. Avicent Indo Utama Bagi 800 Paket Takjil di Jalan Basuki Rahmad

Jelang Buka Puasa,  PT. Avicent Indo Utama Bagi 800 Paket Takjil di Jalan Basuki Rahmad

Sabtu, 28 Feb 2026 18:11 WIB

Sabtu, 28 Feb 2026 18:11 WIB

SURABAYA PAGI, Kota Madiun– PT Avicent Indo Utama membagikan 800 paket takjil kepada pengendara yang melintas di Jalan Basuki Rahmad, Kota Madiun, Sabtu (…