Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi, Wakil Ketua DPRD AH Thony Dorong Pemkot Serius Perbaiki Sektor Pasar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH. Thony saat melakukan sidak di Pasar Gayungsari Jumat (22/10).
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH. Thony saat melakukan sidak di Pasar Gayungsari Jumat (22/10).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Upaya pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19  Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH. Thony mendorong keseriusan dan kesungguhan Pemerintah Kota Surabaya untuk memperbaiki sektor pasar. 

Sebab pasar merupakan tempat perputaran ekonomi sangat pesat. Namun banyak pasar yang masih kurang representatif atau dikatakan layak dalam menjajakan kebutuhan pokok warga. 

Salah satunya di pasar Gayungsari, pasar di bawah naungan PD Pasar Surya itu terletak di tengah pemukiman kompleks perumahan. Pergerakan ekonomi di pasar tersebut menurun. Hal ini terungkap saat  Wakil ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony melakukan sidak melihat kondisi pasar dan berbincang langsung dengan para pedagang di pasar Gayungsari, Jumat (22/10). 

Di pasar Gayungsari banyak yang harus dibenahi. Terutama fasilitas pasar yang kondisinya sangat memprihatinkan. Seperti atap yang rapuh, fasilitas pendukung minim, toilet yang kurang layak. Sehingga menjadikan pasar ini kurang diminati. 

 

"Kami berbincang dengan salah satu pedagang yang mengatakan kalau akhir-akhir ini ada penurunan daya jual konsumen. Artinya pasar ini harus dibikin senyaman mungkin agar warga mau membeli kebutuhan di pasar tradisional Gayungsari. Dan ini merupakan tantangan bagi PD Pasar Surya dan juga Pemkot Surabaya untuk mengelola manajemen dan sarana prasarana agar lebih baik,"katanya, Minggu (24/10). 

Karena kondisi yang kurang nyaman dan kumuhnya membuat warga tak nyaman berbelanja, dan lebih memilih belanja di pasar modern seperti swalayan. Oleh karena itu sebagai penyambung aspirasi warga Surabaya kepada Pemkot Surabaya, AH Thony meminta Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, serius dalam menghidupkan pasar. 

"Kita mencoba untuk membantu pemerintah dengan gerakan kembali ke pasar tradisional. Sekarang kita minta kepada Pemkot Surabaya khususnya Wali Kota bersama PD Pasar Surya untuk ada keseriusan di dalam menghidupkan pasar tradisional. Lebih bagus mengharap satu pasar tradisional bagus daripada kita memberikan sedikit pembenahan tapi tidak tampak," tegas politisi dari Partai Gerindra tersebut. 

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, menurutnya sangat memungkinkan untuk merevitalisasi pasar. Pasalnya Surabaya sebagai kota besar perlu adanya perubahan pasar yang representatif. Apalagi dibawah kepemimpinan Wali Kota Surabaya dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji ingin kembali membangkitkan ekonomi pasca melandainya kasus Covid-19 di Surabaya. Bahkan mendorong pedagang pasar agar meminjam dana kepada  Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Surya Artha Utama milik Pemkot Surabaya. Karena selama ini pedagang banyak yang masih meminjam dana di rentenir, yang tentu memberatkan dengan bunga yang tinggi. "Sektor pasar berikut sektor keuangan harus dipenuhi. Misalnya BPR Surya Artha yang milik Pemkot bisa dimasukkan ke pasar sehingga ada kehidupan ekonomi keuangan yang lebih sehat dibandingkan pedagang meminjam ke rentenir," ujarnya 

Sementara itu salah satu pedagang di Pasar Gayungsari, Irma mengaku selama ini PD Pasar Surya tidak pernah mengurus kondisi pasar Gayungsari yang dihuni sekitar 30 pedagang. Kondisi pasar yang rusak pun, bukan dari PD Pasar Surya yang memperbaiki, namun pedagang urunan untuk memperbaiki pasar. "PD Pasar tidak pernah ngurus dan tidak ada follow up meski tahu kondisi pasar ini (Gayungsari) rusak,"ungkapnya. 

Irma yang sehari-hari berjualan meracang di pasar Gayungsari setuju apabila dilakukan revitalisasi. "Dulu pernah ada rencana, tapi sampai sekarang belum ada keseriusannya. Jadi saya setuju kalau di renovasi," terangnya. Alq

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…