Warga Trenggalek Demo Tolak Tambang Emas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi demo warga menolak tambang emas di Trenggalek
Aksi demo warga menolak tambang emas di Trenggalek

i

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Pembukaan tambang emas di Trenggalek mendapat penolakan dari warga. Upaya penolakan warga ditunjukkan dengan menggelar demo. Puluhan aktivis yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Trenggalek (ART) menggelar demo dengan berjalan kaki mulai dari Agro Park hingga Hotel Hayam Wuruk Trenggalek.

Demo juga diikuti perwakilan Gerakan Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Gereja, LSM PAMA, Walhi Jatim, APRT dan beberapa organisasi lainnya. Mereka membentangkan spanduk serta sejumlah poster, yang berisi penolakan aktivitas pertambangan emas yang akan dijalankan oleh PT Sumber Mineral Nusantara (SMN).

"Tolak tambang emas sekarang juga, Trenggalek tidak butuh tambang emas," teriak salah satu orator, Senin (25/10/2021).

Koordinator aksi, Trigus Dodik Susilo mengatakan, mereka secara tegas menolak tambang emas di Trenggalek. Karena, dikhawatirkan akan merusak alam dan ekonomi masyarakat. Bahkan menurutnya, dari kajian yang dilakukan, tambang emas Trenggalek mengancam keberadaan hutan lindung.

"Jadi ada hutan lindung yang masuk dalam RTRW tertabrak, itu sekitar seribu hektare. Itu jelas kawasan lindung dan masuk konsesinya PT SMN," kata Trigus, Senin (25/10/2021).

Selain itu, penolakan tambang emas seluas 12.813 hektare itu juga telah digaungkan oleh 20 ribu warga, yang diwujudkan dalam petisi penolakan secara online. Pihaknya juga menilai PT SMN selaku pemegang izin tidak mengindahkan kepentingan masyarakat. Seperti berada di kawasan permukiman, hutan, sepadan sungai yang menjadi sumber mata air.

Trigus menambahkan, meski terjadi gelombang penolakan dari elemen masyarakat hingga bupati, namun PT SMN masih berusaha untuk bisa menambang di Trenggalek. Salah satunya dengan adanya kabar pembahasan kawasan tambang bersama dinas kehutanan.

Menurutnya, pihaknya sengaja menggelar demo di depan Hotel Hayam Wuruk. Karena dari informasi-informasi yang didapatkan, PT SMN menggelar rapat bersama Dinas Kehutanan Jawa Timur di hotel itu, untuk membahas hak pinjam pakai kawasan hutan.

"Bahwa ada kegiatan dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, atas nama tindak lanjut PT SMN yang mengirim surat untuk memfasilitasi hak pinjam pakai kawasan hutan," kata Trigus.

Namun saat dicek langsung oleh perwakilan aktivis ke dalam hotel, pihak hotel mengatakan tidak ada pesanan rapat dari dinas kehutanan maupun PT SMN. Meski demikian, pihak hotel mengakui ada salah satu pemesan ruangan rapat yang membatalkan acara.

"Hal ini melegitimasi bahwa PT SMN itu memang selintutan (sembunyi-sembunyi), seperti maling tingkah lakunya," ujar Trigus.

Setelah mendapat kepastian tidak adanya rapat PT SMN di Hotel Hayam Wuruk, demo puluhan aktivis yang menolak tambang emas dibubarkan.

Berita Terbaru

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) keluar sebagai juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah menundukkan Universitas N…

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada masyarakat. S…

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Keluarga M. Sofian Arif Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Desa Nglandung, K…

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Lu’luatun Nikmah, warga Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda mo…

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – ASUS resmi menghadirkan laptop kreator ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia dengan mengandalkan kemampuan p…

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) menegaskan aturan ketat…