Pamit Memancing, Dua Hari Tidak Pulang, Ternyata Ditemukan Tewas di Kolam Bekas Pemancingan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat mendatangi lokasi ditemukannya jenazah korban. SP/Hadi Lestariono
Polisi saat mendatangi lokasi ditemukannya jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar -  Adri Siswanto (35) warga Dusun/Desa Mandesan Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar ditemukan tewas di bekas kolam pemancingan  ikan yang tak jauh dari rumahnya pada Selasa (26/10) sore pukul16.00.

Kapolsek Selopuro AKP Suhartono SH lewat Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono SH, membenarkan atas temuan korban dengan kondisi meninggal dunia dengan posisi tertelungkup di bekas kolam ikan dan ransel melekat di punggung korban yang berisi peralatan pancing berupa alat kejut (alat setrum) ikan.

 

"Setelah Polsek Selopuro terima laporan dari masyarakat atas temuan jasad korban di kolam ikan, langsung Kapolsek Selopuro AKP Suhartono dengn anggota bersama team medis Puskesmas Selopuro bersama Babinsa Koramil Selopuro dan perangkat desa datangi TKP, kondisi korban masih tertelungkup," terang Iptu Udhiyono di ruang kerjanya Rabu (27/10) siang.

Sementara sesuai laporan dari pihak keluarga korban, sejak Minggu (24/10)  siang korban pamit mancing ikan di bekas kolam ikan, namun sampai tiga hari korban Adri belum pulang, karena tidak pulang Maryono (69) ayah korban minta bantuan tetangganya untuk pencarian, kepada tetangganya yakni Wahono (44), Rizki Muna Abadi (23) dan Margono (58), akhirnya ketiga orang itu menemukan keberadaan korban sudah meninggal dunia di bekas Kolam pemancingan ikan, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Selopuro (Selasa 26/10).

Ketika Kapolsek Selopuro dan beberapa anggotanya dan team medis bersama Tim Inafis Reskrim Polres Blitar serta Babinsa staf Kecamatan Selopura dan perangkat desa Mandesan saat olah TKP, kondisi korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup dengan alat setrum kejut ikan masih berada di punggung korban dan saklar dalam keadaan terbuka serta pegangan setrum kejut ikan masih dalam genggaman tangan korban. Menurut Iptu Udhiyono, rupanya korban terpeleset dari pematang bekas kolam ikan yang sedikit curam itu dan diduga kesetrum alat kejutnya yang waktu itu sedang aktif.

"Sesuai olah TKP di sekitar TKP tidak ditemukan benda-benda/barang bersifat umum yang mencurigakan yang menjadikan penyebab kematian korban," kata Iptu Udhiyono seijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.

 

Juga pada jasad tubuh korban  ditemukan luka bakar pada telapak tangan sebelah kiri dan dada sebelah kiri akibat terkena aliran listrik kejut setrum ikan yang melekat di punggungnya.  

Dari hasil pemeriksaan petugas Medis di ketahui pada jenazah tidak ditemukan adanya luka tanda penganiayaan, dan pada korban terdapat luka bakar akibat terkena setrum kejut ikan yang mengenai telapak tangan kiri dan dada bagian kiri.

Untuk itu dengan disaksikan oleh  Maryono ayah korban saat dilakukan pemeriksaan mulai dari kepala hingga kaki bagian bawah tidak ditemukan bekas luka benda tumpul maupun tajam atau tidak ditemukan adanya bekas luka mencurigakan atau tanda tanda bekas penganiayaan, maka jasad korban Adri diserahkan kepada keluarganya atas permintaan Maryono dengan membuat surat pernyataan bermaterai diketahui oleh Kepala desa Mandesan untuk di màkamkan. 

Sedang barang bukti 1 unit alat setrum kejut ikan yang terbuat dari 2 buah aki ukuran 12 Volt 15 ampere yang di pararel, 1 potong baju warna hitam dan 1 potong celana pendek warna hitam diamankan oleh Polsek Selopuro. Les

Berita Terbaru

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…

CMK Tegaskan Komitmen Good Governance untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

CMK Tegaskan Komitmen Good Governance untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

Rabu, 18 Mar 2026 15:01 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:01 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Central Mega Kencana (CMK) menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Governance) secara k…